Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Arus balik Lebaran 2026 mulai terlihat di sejumlah titik, salah satunya di Stasiun Solo Balapan pada H+2 Lebaran, Senin (23/3/2026) sore.
Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat, antrean penumpang kereta api tujuan Jakarta mulai tampak ramai di stasiun tersebut.
Pantauan di lokasi menunjukkan aktivitas keberangkatan menuju Jakarta mulai meningkat.
Meski demikian, arus kedatangan pemudik juga masih cukup tinggi di Stasiun Solo Balapan.
Ribuan penumpang masih berdatangan menggunakan kereta api sebagai moda transportasi utama untuk mudik, mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat di momen Lebaran tahun ini.
Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Saragih, menjelaskan bahwa jumlah penumpang pada H+2 Lebaran terbilang seimbang antara kedatangan dan keberangkatan.
Dari data yang dihimpun, total sekitar 63 ribu penumpang tercatat menggunakan layanan kereta api di seluruh wilayah Daop 6 Yogyakarta.
"Kami sampaikan pantauan lebaran di dap 6 Yogyakarta di hari ini H+2 lebaran KAI Daop 6 Yogyakarta melayani 63 ribu penumpang yang terdiri dari 32.900 penumpang yang datang dan 30.900 penumpang yang berangkat dari wilayah KAI Daop 6 Yogyakarta," ungkap Feni.
Untuk wilayah Kota Solo, jumlah penumpang rata-rata berada di angka sekitar 7.000-an orang per hari di berbagai stasiun.
Secara khusus, di Stasiun Solo Balapan, tercatat:
Data ini menunjukkan bahwa Stasiun Solo Balapan menjadi salah satu simpul utama mobilitas pemudik dan arus balik di wilayah Jawa Tengah.
Baca juga: Kepadatan Arus Balik Lebaran Exit Tol Prambanan Klaten, Antrean Mengular, APILL Dimatikan Sementara
Feni Saragih juga memprediksi bahwa puncak arus balik Lebaran melalui moda kereta api di wilayah Daop 6 Yogyakarta akan terjadi pada Selasa (24/3/2026).
Menurutnya, dari data yang tersedia, sekitar 23.000 tiket keberangkatan telah terpesan dari seluruh stasiun di wilayah tersebut.
"KAI Daop 6 Yogyakarta memprediksi untuk puncak arus balik mudik lebaran tahun 2026 akan terjadi pada Selasa 24 Maret 2026 di mana pada pantauan data telah terpesan 23.000 tiket keberangkatan dari seluruh stasiun di wilayah Daop 6 Yogyakarta," pungkasnya.
(*)