TRIBUNNEWS.COM - Jadwal proses drawing (undian) Badminton Asia Championships 2026 atau Kejuaraan Asia akan digelar hari ini, Selasa (24/3/2026).
Namun untuk tempat serta waktu penyelenggaraan undian Kejuaraan Asia 2026 tidak diketahui secara pasti.
Yang pasti adalah, hasil undian Kejuaraan Asia 2026 akan dirilis melalui laman resmi Badminton Asia.
Sedangkan untuk jadwal turnamennya, Kejuaraan Asia 2026 akan diselenggarakan di Ningbo Olympic Sports Center, China, pada 7-12 April mendatang.
Bersamaan dengan proses undian yang dilakukan hari ini, maka lawan yang bakal dihadapi 17 wakil Indonesia di Kejuaraan Asia 2026 akan segera terungkap.
Ya, amunisi Indonesia di Kejuaraan Asia 2026 berisikan 17 wakil. Terdiri dari tiga tunggal putra, dua tunggal putri, serta empat pasang masing-masing dari ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.
Lebih lanjut, tidak semua wakil Indonesia langsung main di babak utama (32 besar) Kejuaraan Asia 2026.
Ada dua pemain yang harus berjuang dari babak kualifikasi. Mereka adalah Moh. Zaki Ubaidillah (tunggal putra) dan Thalita Ramadhani Wiryawan (tunggal putri).
Baca juga: Update Ranking BWF usai Orleans Masters 2026: Ubed dan Rachel/Febi Kompak Melesat
Moh. Zaki Ubaidillah alis Ubed dan Thalita diharapkan bisa melewati babak kualifikasi guna menambah amunisi Indonesia di babak 32 besar Kejuaraan Asia 2026.
Meski nantinya, ujian berat langsung menghampiri Ubed dan Thalita. Keduanya berpeluang besar bertemu pemain berstatus unggulan di babak 32 besar Kejuaraan Asia 2026.
Sementara itu, ada empat wakil Indonesia yang menempati status unggulan di Kejuaraan Asia 2026.
Mereka adalah Jonatan Christie (tunggal putra/unggulan 3), Putri Kusuma Wardani (tunggal putri/unggulan 6), Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (ganda putra/unggulan 5), dan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu (ganda campuran/unggulan 7).
Dengan status unggulan, empat pemain di atas dihadapkan dengan undian yang lebih menguntungkan.
Fajar/Fikri hingga Jafar/Felisha berpeluang besar bertemu lawan yang secara level berada di bawah mereka.
Baca juga: Evaluasi Raymond/Joaquin usai Rampungkan Tur Eropa, Singgung Adaptasi & Kontrol Emosi
Tunggal putra
Jonatan Christie
Alwi Farhan
Moh. Zaki Ubaidillah
Tunggal putri
Putri Kusuma Wardani
Thalita Ramadhani Wiryawan
Ganda putra
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri
Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin
Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi
Ganda putri
Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari
Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum
Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinara Nastine
Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amalia Cahaya Pratiwi
Ganda campuran
Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah
Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil
Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti
Jika menilik edisi sebelumnya, Indonesia menorehkan hasil yang sangat tidak memuaskan.
Bagaimana tidak, tidak ada satu pun wakil Indonesia yang bisa naik podium juara Kejuaraan Asia 2025.
Pencapaian terbaik diraih Jafar/Felisha. Kala itu mereka mampu finis sebagai semifinalis sekaligus meraih medali perunggu Kejuaraan Asia 2025.
Saat itu Jafar/Felisha gagal ke final Kejuaraan Asia 2025 setelah kalah dari wakil Jepang, Hiroki Midorikawa/Natsu Saito, dengan skor 21-15, 21-23, 11-21.
Sementara itu, Jonatan Christie yang kala itu berstatus juara bertahan justru kandas di babak perempat final Kejuaraan Asia 2025 setelah kalah dari wakil China, Lu Guang Zu, dengan skor 13-21 dan 13-21.
Berkaca dari catatan nirgelar edisi sebelumnya, Jafar/Felisha dkk diharapkan bisa menghasilkan gelar juara di Kejuaraan Asia 2026.
(Tribunnews.com/Isnaini)