Ratusan Warga Geruduk Polsek Tapalang, Tuntut Pelaku Pengeroyokan Segera Ditangkap
Nurhadi Hasbi March 24, 2026 08:47 AM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Ratusan warga Kelurahan Dayanginna mendatangi Markas Kepolisian Sektor (Polsek) Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (23/3/2026) malam.

Massa menuntut pihak kepolisian segera menangkap dua pelaku pengeroyokan terhadap seorang warga berinisial SM.

Warga mulai memadati area Polsek sejak pukul 20.00 WITA.

Baca juga: Update Gempa Terkini 24 Maret 2026, BMKG Catat Aktivitas Gempa di Sulawesi, Majene Ikut Diguncang

Baca juga: Prakiraan Cuaca Sulbar, Selasa 24 Maret 2026: Waspada Angin Kencang Pesisir

Pantauan di lokasi sejak pukul 20.00 WITA, massa yang didominasi pria dewasa dan pemuda terus berdatangan.

Mereka berkumpul di bawah selasar bangunan Polsek yang hanya diterangi lampu seadanya.

Kehadiran warga dipicu oleh rasa tidak puas terhadap proses hukum yang dinilai lamban.

Di tengah kerumunan, tampak Kapolsek Tapalang, AKP Mino, didampingi Kasat Intelkam Polresta Mamuju, mencoba melakukan audiensi dengan tokoh masyarakat dan pihak keluarga korban.

Warga mendesak agar dua pelaku pengeroyokan yang berasal dari Kelurahan Kasambang segera diringkus.

Ketegangan sempat memuncak saat polisi kembali dari penyisiran di wilayah Kasambang dengan hasil nihil sekitar pukul 00.00 WITA.

"Pencuri ayam langsung ditangkap, kalau kasus pengeroyokan kenapa lama?" teriak salah satu warga yang disambut riuh massa lainnya.

Beberapa warga bahkan sempat melontarkan teriakan kekecewaan yang meminta pembubaran Polsek karena dinilai kurang sigap dalam bertindak.

Duduk Perkara Pengeroyokan

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa ini bermula dari kesalahpahaman di SPBU Tapalang.

Korban SM awalnya bercanda dengan seorang petugas SPBU yang masih kerabatnya saat hendak membayar bahan bakar.

Nahas, candaan tersebut disalahartikan oleh pelaku yang berada di lokasi.

Tak lama setelah korban meninggalkan SPBU dan singgah di sebuah bengkel, dua orang pelaku mencegat dan langsung mengeroyok SM.

Akibat kejadian itu, SM mengalami luka serius di bagian hidung.

Lurah Dayanginna, Anwar Amin, yang hadir di tengah massa menegaskan warga hanya ingin kepastian hukum.

"Kami berharap Polsek Tapalang dan Polresta Mamuju segera menangkap dua pelaku pengeroyokan agar situasi tidak semakin keruh," ujarnya. (*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Suandi

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.