Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Mesin perahu yang tiba-tiba mati di tengah muara berubah menjadi petaka.
Kepanikan dua penumpang berujung tragis, satu di antaranya dilaporkan hilang tenggelam di perairan Desa Tawangsari, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, Senin (23/3/2026) sore.
Peristiwa mencekam itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di Blok Kali Perot, Dusun II Karangmulya.
Saat itu, dua warga setempat tengah dalam perjalanan pulang dari empang menggunakan perahu sampan.
Baca juga: Bagus Eko Lakukan Aksi Heroik, Berenang 100 Meter Selamatkan 2 Korban Tenggelam di Pantai Garut
Kapolsek Losari Polresta Cirebon, AKP Sugiono mengungkapkan, insiden bermula ketika mesin perahu mendadak mati di tengah perjalanan.
Upaya menyalakan kembali mesin justru membuat situasi semakin genting karena posisi perahu menjadi miring.
“Pada saat mesin mati, kedua penumpang berusaha untuk menghidupkan kembali, namun posisi perahu miring sehingga menimbulkan kepanikan,” ujar Sugiono dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/3/2026).
Kedua penumpang yang panik akhirnya memutuskan melompat ke muara laut dan berenang menuju tepi darat.
Namun nahas, upaya penyelamatan diri tersebut justru berujung petaka.
“Pada saat keduanya berusaha berenang ke tepi darat, diketahui salah satu penumpang tenggelam dan tidak muncul lagi ke permukaan muara laut hingga sekarang belum ditemukan,” ucapnya.
Adapun dua penumpang tersebut diketahui bernama Awid (40) dan Karjan (42), yang merupakan warga Desa Tawangsari dan berprofesi sebagai petani tambak.
Menariknya, dalam kejadian ini perahu tidak mengalami tenggelam.
Dugaan sementara, korban hilang akibat kepanikan saat kondisi perahu tidak stabil.
“Perahu tidak tenggelam, adapun korban tenggelam (Karjan) diakibatkan panik pada saat perahu dalam keadaan miring,” jelas dia.
Baca juga: Terbawa Arus Sejauh 10 Kilometer, Korban Tenggelam di Pantai Pamayangsari Tasik Akhirnya Ditemukan
Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi kejadian dan keterangan saksi, korban diduga tenggelam saat berusaha berenang menuju daratan.
“Dari keterangan saksi, korban diketahui tenggelam pada saat berusaha berenang untuk menyelamatkan diri ke tepi darat,” katanya.
Pasca kejadian, aparat Polsek Losari langsung bergerak cepat dengan mendatangi lokasi, mengumpulkan keterangan, serta berkoordinasi dengan keluarga korban dan perangkat desa setempat.
“Dilakukan cek TKP oleh Polsek Losari, pengumpulan bahan keterangan dengan mendatangi keluarga korban, serta melaporkan kepada pimpinan guna tindak lanjut pencarian korban,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa situasi darurat di perairan dapat berubah menjadi ancaman serius ketika kepanikan tidak dapat dikendalikan.
Sementara itu, Tim SAR mulai bergerak menuju lokasi setelah mengetahui adanya peristiwa warga diduga tenggelam tersebut.