Mahasiswa STIKOM Uyelindo Kupang Hadirkan Inovasi Digital: Perkuat Tata Kelola Informasi Publik
Eflin Rote March 24, 2026 10:39 AM

POS-KUPANG.COM - Petra Miracle Lenggu, mahasiswa semester IV STIKOM Uyelindo Kupang menunjukkan dedikasi nyata melalui pengabdian kepada masyarakat.

Tidak hanya menuntaskan kewajiban akademik, Petra berhasil merancang dan membangun serangkaian platform informasi berbasis web yang kini digunakan oleh instansi pemerintah mulai dari yayasan sosial hingga lembaga keagamaan.

Karya inovasi ini mencakup pengembangan portal informasi strategis yang menghubungkan masyarakat dengan data pelayanan publik dan kegiatan sosial. Beberapa proyek utama yang menjadi bukti nyata kontribusi  antara lain:

  1. Digitalisasi Pemerintahan Daerah): Terlibat dalam pengembangan elemen sistem informasi untuk Pemerintah Kabupaten Kupang (kupangkab.go.id). Fokus inovasi ini adalah mempermudah akses masyarakat terhadap agenda pemerintah dan database wilayah, guna menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel.
  2. Sistem Manajemen Agenda: Melalui platform Agenda KaKa, Petra (EZel sapaan akrab) ini membangun sistem penjadwalan yang terintegrasi. Platform ini dirancang untuk untuk pimpinan daerah dapat meminimalisir kendala administratif dalam pengelolaan agenda organisasi, sehingga koordinasi antar instansi atau komunitas menjadi lebih efisien.
  3. Pemberdayaan Yayasan Lokal (Yayasan Kaya Tene): Petra juga berhasil membangun wajah digital bagi Yayasan Kaya Tene yang dapat diakses melalui http://www. kayatene.com. Yayasan yang bergerak di bidang pendidikan, ekonomi, dan lingkungan di NTT ini kini memiliki platform resmi untuk mempublikasikan program pemberdayaan masyarakat pedesaan, struktur organisasi, hingga galeri kegiatan yang lebih profesional.
  4. Layanan Informasi Keagamaan (GMMI Baitedanamosain): Dalam sektor pelayanan masyarakat, portal gmmibaitesdanamosain.com hadir sebagai pusat informasi bagi jemaat. Website ini memfasilitasi publikasi jadwal ibadah dan berita pelayanan, memastikan komunikasi antar pengurus dan jemaat tetap terjaga di era digital.

Menurut Petra, berbagai inovasi yang dihadirkan untuk membantu organisasi lokal di Kupang agar memiliki sistem informasi yang mandiri dan berdaya saing.

"Inovasi ini lahir dari keinginan Petra Lenggu untuk membantu organisasi lokal di Kupang agar memiliki sistem informasi yang mandiri dan berdaya saing. Untuk kuliah IT tidak perlu jauh-jauh ke Pulau Jawa karena saat ini sumber pengetahuan sangat terbuka dan sangat mudah untuk diakses," ujar Petra.

Baca juga: Monumen Patung Bruno Sukarto Diresmikan di STIKOM Uyelindo Kupang

Langkah ini membuktikan mahasiswa tingkat awal memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan (agent of change).

Dengan menguasai teknologi seperti Node JS, PHP, MySQL, PostgreSQL,dan React, Petra  telah berhasil mengubah teori di ruang kuliah menjadi solusi praktis yang bermanfaat bagi ribuan orang di Nusa Tenggara Timur.

Aksi pengabdian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah melalui keahlian teknologi informasi.

Di akhir dari perbincangan Petra yang juga fasih berbahasa Inggris ini memberikan link website pribadi yang bisa diakses melalui link: https://digital-invitation-one-kappa.vercel.app/. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.