Comeback Martin dan 2 Kemenangan Bezzecchi Tetap Buat Aprilia Hati-hati di Sirkuit Kekuasan Marquez
Delia Mustikasari March 24, 2026 11:33 AM

EVARISTO SA/AFP
Dari kiri ke kanan, Jorge Martin, Marco Bezzecchi (Aprilia), dan Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46) di podium MotoGP Brasil 2026 di di Sirkuit Ayrton Senna, Goiania, Minggu (22/3/2026).

BOLASPORT.COM - CEO Aprilia, Massimo Rivola merayakan finis 1-2 pembalapnya, Marco Bezzecchi, dan Jorge Martin pada MotoGP Brasil 2026 di Sirkuit Ayrton Senna, Goiania, Minggu (22/3/2026).

Meski begitu, Rivola tetap rendah hati menjelang balapan selanjutnya MotoGP Americas 2026 di Circuit of The Americas (CoTA), 27-29 Maret.

"Hari Minggu yang sempurna, tetapi bukan akhir pekan yang sempurna," kata Rivola dilansir dari MotoSan.

"Namun secara keseluruhan, saya bahkan lebih bahagia, karena jika saya melihat masalah yang kami hadapi pada hari Jumat dengan Marco."

"Melihat kemajuan yang kami buat bersama, tim yang bekerja dengan Marco, menggunakan metode yang tepat, melihat data Jorge. Itulah cara yang benar."

"Tidak panik ketika Anda kesulitan, percaya pada pekerjaan yang Anda lakukan, apa pun posisi start Anda.”

Menurut Rivola, menunjukkan bahwa salah satu perubahan terbesar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya adalah kedalaman struktur tim mereka.

"Memiliki empat pembalap cepat dengan empat motor cepat adalah keuntungan besar," ujar Rivola.

"Itulah alasan mengapa di masa lalu saya bersikeras ketika saya melihat delapan Ducati dengan pembalap yang kuat. Itu adalah keuntungan."

"Sekarang kami memiliki empat pembalap dengan motor yang bagus, kami dapat melihat bahwa kami semakin meningkat di setiap sesi."

Pria asal Italia itu menyoroti kerja keras tim pabrikan yang bermarkas di Noale, Italia yang tenang namun konstan.

"Sangat memuaskan bagi saya untuk melihat semua kerja keras yang dilakukan di Noale dan apa yang dilakukan di sini setiap hari," ujar Rivola.

"Jika Anda begadang suatu malam, Anda melihat mobil-mobil di tempat parkir dan Anda mengerti bahwa beberapa orang tidur lebih larut daripada yang lain. Dan itu membuahkan hasil.”

Selain podium pertama Bezzechi, performa Martin yang mengamankan dua podium musim ini setelah tahun lalu berkutat dengan cedera disebut Rivola bukan sebagai kejutan.

"Saya tidak ingin mengatakan kejutan karena dia adalah juara dunia dua kali. Dia adalah pembalap yang secara alami sangat cepat," ujar Rivola.

"Tetapi, ini adalah akhir pekan yang sangat emosional. Jorge semakin kuat. Apa yang dia lakukan di Thailand sangat mengesankan. Apa yang dia lakukan akhir pekan ini juga mengesankan.”

"Dan apa yang akan dia lakukan di balapan mendatang, saya yakin, akan mengesankan.”

Ketika ditanya apakah Aprilia telah berubah dari pemburu menjadi yang diburu, Rivola tidak mengubah pendiriannya.

"Saya pikir kami masih memiliki peran yang sama. Dua balapan tidak mengubah status Aprilia. Klasemen tentu akan berubah, tetapi juga bodoh untuk melihat klasemen setelah dua balapan," aku Rivola.

"Bayangkan masih ada 40 balapan lagi. Semuanya bisa berubah. Peran kami bukanlah untuk melihat itu, tetapi untuk tetap fokus setiap hari."

"Pesan saya adalah kita semua perlu berpikir besar. Tetapi dengan tetap rendah hati dan membumi. Kita telah bersenang-senang, tetapi itu berakhir di situ. Besok kita bangun pagi dan pergi ke Austin dengan fokus penuh pada akhir pekan balapan.” ”

Tantangan selanjutnya adalah CoTA trek tempat Marc Marquez secara historis mendominasi. Rivola sangat menyadari hal ini.

"Kami akan pergi ke tempat yang merupakan trek kandang Marc, salah satu dari banyak trek yang mungkin dikuaasainya di seluruh dunia," ujar Rivola.

"Kami bukan yang terkuat di sana. Kami akan pergi ke Jerez, di mana semua orang memiliki banyak data. Dan kemudian kita akan lihat."

"Setelah dua balapan ini, mungkin kita akan memiliki gambaran yang lebih baik. Tetapi dengan dua balapan pertama, terutama yang baru ini, masih terlalu dini untuk mengatakannya."

Rivola juga membahas kontroversi seputar start Grand Prix Brasil, yang dipersingkat dari 31 menjadi 23 lap hanya beberapa menit sebelum start karena masalah tekanan ban.

"Saya rasa tidak dapat diterima untuk hanya mengetahui apa yang terjadi ketika Anda akan memulai." Pada akhirnya, semuanya berjalan baik bagi kami, tetapi saya pikir kita perlu merenungkan hal itu."

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.