TRIBUNSUMSEL.COM - Saat memasuki Bulan Syawal, umat muslim dianjurkan untuk berpuasa sunnah.
Sebagaimana dalam Hadist Riwayat Muslim, Rasulallah SAW bersabda:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ
"Barangsiapa yang berpuasa Ramadan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh." (HR. Muslim, no. 1164)
Adapun sebelum melangsungkan puasa ini, terdapat bacaan niat yang harus diamalkan.
Berikut bacaan Niat Puasa Syawal lengkap dengan niat Puasa Qadha Ramadhan dalam tulisan Arab, Latin dan terjemahan Bahasa Indonesia.
____
Nawaitu shouma ghodin 'an sittatin min syawwaalinn sunnatan lillaahi ta'aalaa
Artinya: "Aku berniat puasa besok dari enam hari Syawal, sunnah karena Allah Ta'ala,"
Nawaitu shouma ghodin 'an qadhā'I fardhi syahri Ramadhāna lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadan esok hari karena Allah SWT,"
Puasa Syawal bisa dilangsungkan selama 6 hari di sepanjang Bulan Syawal 1447 Hijriyah, namun terkhusus pada 1 Syawal, umat muslim diharamkan untuk berpuasa meskipun sudah memasuki Bulan Syawal karena hari tersebut merupakan hari kemenag atau Lebaran Idul Fitri.
Berikut rincian jadwal Puasa Syawal 2026 lengkap batas akhirnya agar tidak terlewatkan.
(Tribunsumsel.com/Putri Kusuma Rinjani)
***
Ikuti dan bergabung disaluran WhatsApp Tribunsumsel.com