Waspada Karhutla: Jambi Terdeteksi 18 Titik Panas, Riau Kini Membara
Darwin Sijabat March 24, 2026 01:04 PM

 

TRIBUNJAMBI.COM – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Pulau Sumatera memasuki fase mengkhawatirkan. 

Berdasarkan data terbaru Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Selasa (24/3/2026) terpantai adanya lonjakan drastis titik panas (hotspot).

Hot spot itu terpantau mendominasi wilayah Riau.

Sementara provinsi tetangga seperti Jambi juga mulai menunjukkan tren peningkatan yang patut diwaspadai.

Dari total 547 hotspot yang tersebar di seluruh Sumatera, Riau menyumbang angka fantastis yakni 433 titik. 

Kabupaten Bengkalis menjadi wilayah paling rawan dengan 194 titik, disusul Pelalawan (106 titik), dan Dumai (94 titik). 

Sementara itu, wilayah Jambi tercatat menyumbang 18 titik panas dalam pantauan skala regional kali ini.

Fokus Batang Hari: Kelalaian Manusia Jadi Pemicu

Kondisi di tingkat kabupaten pun tak kalah serius. 

Baca juga: Riau Siaga Darurat Karhutla Hingga 31 November 2026, Batang Hari Jambi Mulai Waspada

Baca juga: Panduan Lengkap Jalur Alternatif Antisipasi Macet Jalintim Jambi-Palembang

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi, melaporkan telah mendeteksi 21 titik panas dan 11 titik api (fire spot) sejak awal tahun hingga pekan lalu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Batang Hari, Sholihin, menegaskan tim di lapangan telah bergerak cepat melakukan penanganan di sejumlah kecamatan seperti Bajubang, Muara Tembesi, hingga Muara Bulian.

"Dari Januari sampai Minggu lalu, untuk hotspot ada 21 titik, dan titik api ada 11, teman-teman juga sudah langsung turun ke lokasi," ujar Sholihin dalam keterangannya, Jumat (20/3/2026).

Imbauan Tegas: Stop Bakar Lahan!

Berdasarkan hasil pemantauan, mayoritas kemunculan api bukan disebabkan oleh faktor alam murni, melainkan aktivitas manusia yang tidak terkontrol. 

Cuaca panas yang tidak menentu membuat sisa pembakaran lahan perkebunan sangat mudah meluas menjadi kebakaran besar.

"Untuk pemicu saat ini pada umumnya karena kelalaian masyarakat. Kami mengimbau kepada masyarakat, ketika cuaca panas, agar menghindari membakar lahan perkebunan karena bisa menyebabkan api besar," tegas Sholihin.

Selain Riau dan Jambi, sebaran titik panas juga terdeteksi di:

- Sumatera Utara (33 titik)

- Aceh (23 titik)

- Sumatera Selatan (15 titik), 

- Lampung (4 titik). 

BMKG dan BPBD setempat terus bersinergi melakukan patroli udara dan darat guna mencegah terjadinya bencana kabut asap yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan kesehatan publik.

Baca juga: Kedepankan Adab, Bupati M Syukur Minta Maaf kepada Pejabat di Momen Halal Bihalal

Baca juga: Bupati, Wabup, dan Sekda Merangin Salat Id di Masjid Baitul Makmur

Baca juga: Panduan Lengkap Jalur Alternatif Antisipasi Macet Jalintim Jambi-Palembang

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.