Dapat THR Banyak? Jangan Habiskan Sia-sia, Ini Cara Benar Manfaatkan Bonus Lebaran
Joko Widiyarso March 24, 2026 01:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM - THR (Tunjangan Hari Raya) sering dianggap sebagai “bonus” yang bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari belanja hingga berbagi dengan keluarga.

Dengan pengelolaan yang baik dan bijak, uang thr akan menjadi pegangan menuju kehidupan finansial yang lebih terencana.

Namun, tanpa perencanaan yang matang, uang THR bisa cepat habis tanpa memberikan manfaat yang berarti.

Padahal, jika dikelola dengan bijak, THR tidak hanya memberi kebahagiaan sesaat, tetapi juga bisa membantu memperbaiki kondisi keuangan dan bahkan menjadi langkah awal menuju masa depan yang lebih stabil.

Berikut penjelasan lengkap dan inspirasi cara menggunakan uang THR Lebaran dengan lebih bijak dan terarah.

1. Utamakan Kebutuhan Sebelum Keinginan

Langkah pertama yang paling penting adalah membedakan antara kebutuhan dan keinginan.

Saat mendapat THR, godaan untuk langsung berbelanja biasanya sangat besar, apalagi menjelang Idul Fitri di mana banyak promo dan diskon menarik.

Namun, penting untuk memastikan bahwa kebutuhan utama sudah terpenuhi terlebih dahulu.

Kebutuhan mencakup kebutuhan pokok rumah tangga hingga membayar cicilan atau utang.

Dengan mendahulukan kebutuhan, dapat menghindari kondisi “kehabisan uang setelah Lebaran” yang sering terjadi akibat pengeluaran impulsif.

Baca juga: Cara Lucu Minta THR di Sosmed, Bikin Ngakak Tapi Tetap Sopan

2. Menyisihkan untuk Tabungan & Dana Darurat

Setelah kebutuhan utama terpenuhi, langkah berikutnya adalah menyisihkan sebagian THR untuk tabungan.

Ini merupakan kebiasaan finansial yang sangat penting namun sering diabaikan.

Idealnya, bisa menyisihkan sekitar 20–30 persen dari total THR.

Dana ini bisa dialokasikan sebagai tabungan jangka pendek hingga dana darurat (misalnya untuk biaya kesehatan atau kejadian tak terduga).

Bisa juga menjadi rencana masa depan seperti pendidikan atau liburan.

Menabung dari THR adalah langkah kecil yang bisa memberikan dampak besar, terutama jika dilakukan secara konsisten setiap tahunnya.

3. Berbagi Kebahagiaan dengan Orang Lain

Salah satu nilai utama dari Idul Fitri adalah berbagi dan mempererat silaturahmi.

Oleh karena itu, menggunakan sebagian THR untuk berbagi merupakan pilihan yang sangat bermakna.

Memberikan sedekah kepada yang membutuhkan contohnya.

Berbagi dapat meningkatkan rasa syukur dan kepuasan batin yang tidak bisa diukur dengan materi.

 6. Memberi Self-Reward 

Menggunakan THR untuk menyenangkan diri sendiri bukanlah hal yang salah.

Justru, self-reward bisa menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras selama ini.

Namun, penting untuk tetap mengontrol pengeluaran agar tidak berlebihan.

Bisa mengatur dengan menetapkan batas, misalnya hanya menggunakan 10–20?ri THR untuk membeli barang yang sudah lama diinginkan,

makan di tempat favorit, atau jalan-jalan dan liburan singkat.

7. Membuat Perencanaan Anggaran yang Jelas

Agar penggunaan THR tidak berantakan, penting untuk membuat rencana anggaran sejak awal.

Dengan adanya pembagian yang jelas, kamu bisa mengontrol pengeluaran dengan lebih baik.

Misalnya 40 persen untuk kebutuhan, 25 persen untuk tabungan, 20 % untuk berbagi, 15 % untuk hiburan atau self-reward

Penyesuaian persentase ini sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing. 

Baca juga: Rekomendasi Itinerary Liburan Sehari ke Solo, Berangkat dari Stasiun Jogja

Yang terpenting adalah memiliki rencana agar THR tidak habis tanpa arah.

Dengan mengutamakan kebutuhan, menabung, berbagi, berinvestasi, serta mengembangkan diri, THR tidak hanya menjadi uang “lewat” semata,

Tetapi juga menjadi pegangan menuju kehidupan finansial yang lebih terencana.

(MG Shabrina Andini)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.