Puncak Arus Balik Lebaran di Bandara Depati Amir Pangkalpinang Diprediksi Tembus 6.000 Penumpang
Hendra March 24, 2026 02:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pergerakan penumpang di Bandara Depati Amir diperkirakan kembali meningkat menjelang arus balik Lebaran 2026, dengan jumlah penumpang diproyeksikan pada hari puncak nanti menembus angka 6.000 orang per hari.

Airport Operation, Services & Security Division Head Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Zulfan, mengatakan lonjakan tersebut diprediksi terjadi pada 29 Maret mendatang, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk kembali ke daerah perantauan.

"Untuk arus balik, kami prediksikan jumlah penumpang bisa di atas 6.000 orang dengan total penerbangan sekitar 36 flight," ujar Zulfan kepada Bangkapos.com, Selasa (24/3/2026).

Ia menjelaskan, tren peningkatan pergerakan penumpang sudah mulai terlihat dalam beberapa hari terakhir. Pada 23 Maret 2026 misalnya, Bandara Depati Amir melayani 30 penerbangan yang terdiri dari 22 penerbangan reguler dan 8 penerbangan tambahan (extra flight).

Sementara itu, pada hari ini, Selasa (24/3/2026), jumlah penerbangan kembali meningkat menjadi 34 flight, dengan rincian 30 penerbangan reguler dan 4 extra flight.

"Empat extra flight hari ini melayani rute Pangkalpinang–Palembang pulang pergi serta Pangkalpinang–Tanjungpandan pulang pergi," jelasnya.

Zulfan menambahkan, untuk hari ini jumlah penumpang diperkirakan berada di kisaran 5.800 orang dan akan terus meningkat hingga mencapai puncak arus balik.

Menurutnya, salah satu faktor yang mendorong tingginya mobilitas penumpang pada akhir Maret hingga awal April adalah adanya tradisi Cheng Beng yang biasanya dimanfaatkan masyarakat untuk pulang kampung sekaligus berziarah.

"Selain arus balik Lebaran, ada juga faktor Cheng Beng di awal April, sehingga kemungkinan pergerakan penumpang akan meningkat," katanya.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihak bandara telah menyiapkan berbagai langkah strategis, terutama pada aspek pelayanan dan kenyamanan penumpang.

Mulai dari pengaturan di area pemeriksaan agar tidak terjadi antrean panjang, hingga optimalisasi ruang tunggu penumpang.

"Kami pastikan proses pemeriksaan berjalan lancar tanpa penumpukan. Jika terjadi lonjakan di ruang tunggu, kami juga menyiapkan alternatif dengan memanfaatkan terminal pengembangan atau terminal baru," ujarnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.