BERITA POPULER - Anggota DPRK Minta Indomaret Tutup Saat Lebaran, Warga Terima THR dari Mualem
Amirullah March 24, 2026 04:35 PM

Terhitung sejak 17 hingga 23 Maret 2026, sederet isu lokal, mulai dari dinamika mudik Lebaran hingga kebijakan publik menjadi sorotan utama pembaca.

Menjelang puncak arus mudik Idul Fitri 2026, Satlantas Polres Bireuen bersama Dinas Perhubungan telah memberlakukan pengalihan arus kendaraan dari arah Medan sebelum Jembatan Krueng Tingkeum, Kutablang.

Kendaraan diarahkan melintasi jalur alternatif via Jembatan Awe Geutah Paya–Teupin Reudeup, Kecamatan Peusangan Selatan.

Namun hingga Rabu (18/3/2026), petugas di lapangan mencatat masih banyak sopir minibus dan truk bertonase di bawah 10 ton yang enggan beralih ke jalur tersebut.

Petugas pun terus bersiaga untuk memastikan kelancaran lalu lintas dengan mengarahkan pengendara sesuai rute yang ditentukan.

Sementara itu di Banda Aceh, suasana Meuligoe Gubernur tampak ramai pada Jumat (20/3/2026) siang.

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), melalui timnya membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada masyarakat.

Sejak pagi, seribuan warga mulai dari anak-anak hingga lansia telah memadati halaman belakang Meuligoe.

Petugas bahkan harus bekerja ekstra mengatur antrean dengan memisahkan barisan pria, wanita, dan anak-anak guna menjaga ketertiban.

Di sisi lain, Anggota DPRK Banda Aceh dari Partai Gerindra, Irwansyah SE, memberikan pernyataan tegas terkait operasional ritel modern.

Ia meminta Wali Kota Banda Aceh untuk tidak memberikan izin operasional kepada gerai Indomaret pada hari pertama Idul Fitri 1447 Hijriah.

Desakan ini disampaikan sebagai bentuk penghormatan terhadap kekhusyukan umat Islam, agar momentum Lebaran benar-benar fokus pada silaturahmi tanpa terganggu aktivitas komersial yang tidak mendesak.

1. Banyak Kendaraan dari Arah Medan Enggan Beralih ke Jalur Awe Geutah

Sejak beberapa hari terakhir, Satuan Lalu Lintas Polres Bireuen bersama Dinas Perhubungan melakukan pengalihan arus kendaraan dari arah Medan sebelum Jembatan Krueng Tingkeum, Kutablang. 

Kendaraan diarahkan melalui jalur alternatif Jembatan Awe Geutah Paya–Teupin Reudeup, Kecamatan Peusangan Selatan.

Namun hingga Rabu (18/3/2026), masih banyak kendaraan seperti minibus dan truk barang bertonase di bawah 10 ton yang enggan berbelok ke jalur alternatif tersebut. 

Petugas Satlantas di lapangan terus mengingatkan para sopir agar mengikuti arahan dan beralih ke jalur yang telah ditentukan.

Sesuai ketentuan, hanya kendaraan besar seperti truk bertonase tinggi, bus antarkota antarprovinsi (AKAP), dan mobil tangki yang diperbolehkan melintasi Jembatan Kutablang. 

Baca selengkapnya.

2. Anggota DPRK Minta Wali Kota Banda Aceh Tutup Indomaret Saat Hari Pertama Lebaran

Anggota DPRK Banda Aceh, Irwansyah, SE meminta Wali Kota Banda Aceh untuk tidak memberikan izin operasional kepada gerai Indomaret pada hari pertama Idulfitri 1447 Hijriah.

Permintaan tersebut disampaikan sebagai bentuk penghormatan terhadap umat Islam yang merayakan hari kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Politisi dari Partai Gerindra itu menegaskan bahwa momentum Idulfitri seharusnya dimanfaatkan untuk memperkuat nilai kebersamaan, silaturahmi, dan kekhusyukan ibadah, tanpa terganggu oleh aktivitas komersial yang tidak mendesak.

“Pada hari raya Idulfitri, umat Islam fokus pada ibadah, salat Ied, serta bersilaturahmi bersama keluarga. Karena itu, kami meminta agar Indomaret tidak beroperasi selama satu hari penuh sebagai bentuk penghormatan,” ujar Irwansyah, Selasa (17/3/2026).

Ia menilai kebijakan penutupan sementara selama satu hari tidak akan berdampak signifikan terhadap aktivitas ekonomi perusahaan, namun memiliki nilai sosial dan religius yang besar bagi masyarakat, khususnya di kota yang menerapkan syariat Islam seperti Banda Aceh.

Selain itu, Irwansyah juga mengingatkan bahwa kebijakan serupa pernah diterapkan pada momen-momen keagamaan tertentu dan mendapat dukungan luas dari masyarakat.

Baca selengkapnya.

Baca juga: Arus Lalu Lintas di Kawasan Terminal Tipe A Lhokseumawe Meningkat, Begini Upaya Pihak Kepolisian

3. Seribuan Warga Terima THR dari Gubernur Aceh Mualem

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, membagikan tunjangan hari raya (THR) kepada warga melalui timnya di Meuligoe Gubernur Aceh, Kota Banda Aceh, Jumat (20/3/2026) siang.

Pembagian dilakukan setelah salat Jumat dan diikuti sekitar seribuan warga.

Sejak pagi, warga mulai dari anak-anak hingga orang tua telah berdatangan ke kompleks Meuligoe dan menunggu di halaman belakang.

Jumlah warga terus bertambah hingga selepas salat Jumat. 

Petugas kemudian mengatur antrean dengan memisahkan barisan perempuan dan anak-anak di bagian depan, serta laki-laki di belakang.

Dalam kesempatan itu, Mualem tidak menyerahkan THR tersebut secara langsung.

Ia menugaskan timnya untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang hadir.

Baca selengkapnya.

4. Mengenal Prof Muhammad Siddiq Armia, Pendaftar Pertama Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026-2030

Muhammad Siddiq Armia dilahirkan di Takengon, Aceh Tengah, pada 1977. 

Dia terlahir dari keluarga yang mementingkan pendidikan dan agama.

Kakeknya adalah pendiri Dayah Darussaadah Teupin Raya. Ayahnya, Tgk H Muhammad Armia Ali LML, MA adalah sarjana dari Timur Tengah. 

Semasa hidupnya, Armia tercatat sebagai dosen di Fakultas Syariah IAIN Ar-Raniry.

Sedangkan kakeknya, Abu Muhammad Ali Teupin Raya, adalah seorang ahli ilmu falak dan merupakan ulama besar nan kharismatik di Aceh.

Siddiq memulai pendidikan formal dari MIN Merduati Banda Aceh, lalu lanjut ke Dayah Darussa’adah Teupin Raya. Sementara MAN ditamatkan di Beureunuen, Pidie.

“Sambil mondok di Dayah Darussa’adah saya sekolah di MAN Beureunuen Pidie,” ujar suami Intan Marjani, puteri dari tokoh Aceh Besar Abi Jailani.

Setelah tamat MAN, Siddiq melanjutkan S1 di Fakultas Syariah UIN Ar-Raniry, lalu S2 Fakultas Hukum di Universitas Indonesia (UI) Jakarta (Dibawah bimbingan langsung Prof. Yusril Ihza Mahendra), dan akhirnya S3 Comparative Constitutional Law di Anglia Ruskin University, Cambridge, Inggris. (Lulus Cumlaude)  Dengan studi komparatif di Mahkamah Konstitusi Jerman dan Mahkamah Agung Inggris. 

Karir Siddiq sebagai dosen tergolong gemilang. Dalam usia relatif muda dia sudah menjabat sebagai Dekan Fakultas Syariah dan Hukum di lingkungan UIN Ar-Raniry.

Baca selengkapnya.

Baca juga: Patroli Lokasi Wisata Pantai di Lhokseumawe, Ini Imbauan Polisi Bagi Pengunjung

5. Dokter di Blangkejeren Ditemukan Meninggal di Rumahnya, Tangan Terikat Kabel Listrik

Warga Desa Raklunung, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, dikejutkan oleh penemuan jasad seorang wanita di kediamannya, dalam kondisi mengenaskan, Sabtu(22/3/2026).

Korban diketahui bernama dr. Shanti Hastuti, seorang dokter umum yang bertugas di Puskesmas Uring. Ia juga diketahui berstatus janda dengan satu orang anak.

Saat ditemukan, korban terbaring di atas tempat tidur dengan kondisi tangan terikat menggunakan kabel listrik. Penemuan tersebut sontak menggegerkan warga sekitar.

Berdasarkan kondisi jasad, korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari sepekan. Hal ini terlihat dari bau menyengat yang tercium serta kondisi fisik korban yang sudah mulai membusuk.

Pihak Kepolisian Resor Gayo Lues yang menerima laporan langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan lebih lanjut.

Baca selengkapnya.

6. Kak Na Keliling Kota Banda Aceh Berbagi Daging Meugang untuk Warga Kurang Mampu

Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir alias Kak Na berkeliling Kota Banda Aceh untuk menyerahkan daging meugang kepada warga kurang mampu, Kamis (19/3/2026).

Aksi istri Gubernur Aceh ini sangat membuat para penerima terkejut.

Kak Na menyusuri Kota Banda Aceh menggunakan mobil dan berhenti jika melihat para petugas parkir atau pedagang kecil dan Abang becak.

Salah satu penerima, Hafsah (70), mengaku terkejut saat Kak Na menghampiri dan menyerahkan daging meugang untuknya.

Tak hanya menyerahkan daging meugang, Kak Na juga memborong seluruh sisa dagangannya.

Wanita yang kesehariannya berjualan buah pisang di depan salah satu toko sepatu di kawasan Simpang Lima itu merupakan salah satu korban banjir asal Panton Labu, Aceh Utara.

Baca selengkapnya.

Baca juga: Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang di Nagan Raya Capai 7 Unit

7. Aceh Dapat Bantuan Sapi Meugang Kedua Kali, Mualem-Dek Fadh Ucapkan Terima Kasih ke Presiden Prabowo

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) dan Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh), menyampaikan apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya kepada Presiden Prabowo Subianto atas bantuan sapi untuk tradisi meugang dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri, yang diperuntukkan bagi korban bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Aceh.

Bantuan sapi tersebut merupakan bagian dari perhatian Presiden terhadap masyarakat Aceh, sekaligus dukungan terhadap pelestarian tradisi meugang yang telah mengakar kuat di Aceh.

Sebelumnya, Presiden juga telah menyalurkan bantuan serupa pada momentum meugang sehari sebelum dimulainya bulan suci Ramadan.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf bersama Wakil Gubernur Fadhlullah menyampaikan rasa terima kasih atas nama Pemerintah Aceh dan seluruh masyarakat Aceh atas bantuan tersebut.

“Kami atas nama Pemerintah Aceh dan seluruh rakyat Aceh mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas bantuan sapi meugang ini. Ini merupakan bentuk kepedulian nyata Pemerintah Pusat terhadap masyarakat Aceh, terutama di tengah kondisi sebagian warga yang sedang menghadapi dampak bencana hidrometeorologi,” ujar Gubernur, Selasa (17/3/2026).

Ia menambahkan, dalam situasi pascabencana, bantuan tersebut memiliki makna lebih dari sekadar dukungan terhadap tradisi. Bantuan itu dinilai menjadi bagian dari upaya membantu pemulihan sosial masyarakat serta menghadirkan kebahagiaan di tengah kondisi yang masih sulit.

Baca selengkapnya.

(Serambinews.com/Yeni Hardika)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.