Ini Jadwal Lebaran Ketupat di Kecamatan Singkil Manado
Rizali Posumah March 24, 2026 05:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Hari raya Idul Fitri bakal disusul Lebaran Ketupat di kota Manado, provinsi Sulawesi Utara (Sulut). 

Lebaran Ketupat biasanya digelar sepekan setelah Idul Fitri. 

Ini merupakan tradisi dari Jawa yang diperkenalkan Sunan Kalijaga di masa Wali Songo. 

Wali Songo adalah sembilan tokoh ulama besar yang berperan penting dalam menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa pada abad ke-15 hingga ke-16. 

Secara harfiah, Wali Songo berasal dari kata "wali" (sahabat/utusan Allah) dan "sanga" (angka sembilan dalam bahasa Jawa), yang menandakan sembilan orang Wali Allah yang dihormati. 

Tradisi Lebaran Ketupat sampai ke Manado melalui keturunan Kyai Modjo yang bermukim di Tondano. 

Sejumlah wilayah di Manado kerap melaksanakan lebaran Ketupat. 

Di antaranya Kelurahan Mahawu dan Kecamatan Singkil. 

Informasi yang dihimpun Tribunmanado.com, lebaran ketupat di Kecamatan Singkil bakal digelar pada Sabtu (4/4/2026). 

Hal itu dibenarkan Andy, warga Kelurahan Ternate Baru. 

"Kita gelar hari Sabtu," katanya. 

Menurut dia, rumahnya akan open house pada lebaran ketupat nanti. 

Terundang saudara, handai taulan serta sahabat. 

"Paling banyak pasti dari teman teman," kata dia. 

Ajang lebaran ketupat kerap jadi momen toleransi. 

Umat non muslim akan bertamu. 

"Biasanya teman teman non muslim akan datang, akan makan, bercakan cakap, ini ajang yang menguatkan tali silaturahmi serta memperkuat toleransi," katanya. 

Brian seorang warga menuturkan, ia berencana pesiar ke rumah temannya yang beragama Muslim saat lebaran ketupat. 

Kedatangannya bakal beroleh sambutan ramah dari tuan rumah. 

"Di sana kami disambut bak saudara, kemudian disuruh makan, bukan hanya sekali tapi berkali kali," katanya. (Art) 

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.