TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Kebakaran melanda gudang toko pakaian di Desa Planjan, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Selasa (24/3/2026).
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB saat kondisi gudang dalam keadaan kosong tanpa aktivitas.
Informasi kejadian pertama kali diterima pemilik gudang, Tri Kartini (49), setelah mendapat telepon dari warga yang melihat api mulai membesar di lokasi.
Warga sekitar bersama perangkat desa sempat berupaya memadamkan api dengan alat seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Damkar Cilacap, Gatot Arief Widodo, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel setelah menerima laporan.
“Kami menerima laporan dari warga dan langsung menerjunkan tim dari Pos Damkar Cilacap dengan waktu respons sekitar 15 menit,” ujar Gatot.
Petugas pemadam kebakaran kemudian melakukan pemadaman dan pendinginan hingga api berhasil dikendalikan sepenuhnya.
“Upaya yang dilakukan meliputi pemadaman, pendinginan, serta pendataan di lokasi kejadian agar tidak terjadi kebakaran susulan,” jelas Gatot.
Dalam proses pemadaman, petugas menghabiskan sekitar 3.000 liter air untuk menjinakkan api yang membakar gudang pakaian tersebut.
Beruntung tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini karena gudang sedang tidak beroperasi.
Baca juga: Ditinggal Rombongan, Suprihatin Bingung di Rest Area 389 Tol Kendal
“Tidak ada korban luka maupun meninggal dunia dalam kejadian ini, namun kerugian masih dalam proses pendataan,” tambahnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik di dalam bangunan gudang.
Gatot mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan instalasi listrik yang tidak aman.
“Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik guna mencegah kejadian serupa,” pungkasnya. (ray)