TRIBUNJATIM.COM - Pemilik motor yang ditinggalkan di Taman Ganesha akhirnya muncul.
Ada sekitar tiga hari motor ditinggal di Taman Ganesha di Kota Kudus.
Polisi menemukan seseorang yang mengaku pemilik motor yang akhirnya muncul.
Misteri motor tertinggal di Taman Ganesha Kelurahan Purwosari, Kecamatan Kota Kudus terjawab.
Motor Suzuki Smash yang sempat tertinggal selama tiga hari tersebut ternyata milik seorang karyawan laundry bernama Sri Wahyuningsih, 24 tahun, asal Desa Prambatan Kidul, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus.
Motor yang tertinggal selama berhari-hari di Taman Ganesha itu pun membuat warga sekitar curiga.
Warga pun akhirnya melaporkannya kepada Polisi. Oleh anggota Polsek Kudus Kota, motor tersebut pun diamankan.
"Kemudian kami amankan dan kami umumkan melalui media sosial Instagram Polres Kudus," kata Kapolsek Kudus Kota AKP Subkhan, Selasa (24/3/2026), dikutip TribunJatim.com via Tribun Jateng.
Baca juga: Sosok Silvia Rinita Istri Noel Ebenezer yang Bocorkan Gus Yaqut Tak ada di Rutan KPK
Dari pengumuman tersebut akhirnya keluarga pemilik motor mengenalinya.
Keluarga pun akhirnya menghubungi Polisi untuk mengambil motor tersebut.
Motor pun akhirnya diambil oleh keluarga pada Selasa 24 Maret 2026 pukul 09.00 di Polsek Kudus Kota.
Subkhan mengatakan, dari informasi yang pihaknya himpun ternyata motor dengan kelir merah biru mogok sebelum ditinggal oleh pemiliknya.
Bukannya mencari bengkel, oleh pemiliknya malah ditinggal begitu saja di Taman Ganesha.
Usut punya usut, aksi meninggalkan motor begitu saja oleh Sri Wahyuningsih selain karena mogok, dia juga sedang mengalami hati yang kalut karena masalah rumah tangga.
Daripada tambah kalut hatinya, akhirnya motor tersebut ditinggal begitu saja.
"Berkat sinergi antara laporan masyarakat, media sosial, dan kesigapan petugas di lapangan, motor ini bisa kembali ke tangan yang tepat," ujar AKP Subkhan.
Sebelum motor diserahkan, Polisi melakukan verifikasi kendaraan berdasarkan dokumen yang ada. Proses ini didampingi oleh keluarga, ketua RT setempat dan Bhabinkamtibmas Prambatan Kidul.
Akhirnya motor yang biasa digunakan oleh pemiliknya untuk bekerja pun bisa kembali lagi.
Lebih lanjut Subkhan mengimbau agar menjaga setiap barang berharga yang dimiliki. Dengan begitu setidaknya bisa terhindar dari aksi kejahatan.
"Jangan ragu untuk melaporkan atau minta bantuan ke kami karena kami, kami siap untuk melayani masyarakat," kata Subkhan.
Baca juga: Serunya Libur Lebaran ke Wisata Edukasi Konservasi Penyu Pantai Taman Kili-kili Trenggalek
kakek berinisial P (68) yang nekat mencuri ponsel milik jemaah masjid.
Peristiwa itu terjadi di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten.
Ternyata, kakek tersebut nekat mencuri demi membeli beras.
Kasatreskrim Polres Bandara Soetta Kompol Yandri Mono mengatakan Hp curian tersebut telah dijual dan hasilnya digunakan untuk beli beras.
Baca juga: Kakek di Probolinggo Diamuk Warga, Kepergok Hendak Mencuri Motor di Pasar, Ngaku Miliknya
“Ponsel hasil curian dijual oleh pelaku seharga Rp 250 ribu dan uangnya digunakan untuk membeli beras,” ungkap Kasatreskrim Polres Bandara Soetta Kompol Yandri Mono dalam keterangannya, Rabu (25/6/2025).
Menimbang situasi pelaku yang tergolong rentan secara sosial dan ekonomi, serta adanya itikad baik untuk bertanggung jawab.
pihak kepolisian menawarkan penyelesaian melalui Keadilan Restoratif.
Korban pun menerima penyelesaian secara kekeluargaan.
“Keadilan restoratif kami tempuh karena pelaku lansia ini tidak memiliki niat jahat berulang dan hanya terdorong oleh situasi keterpaksaan. Korban pun memberikan maaf dan sepakat untuk damai,” jelas Kompol Yandri.
Diketahui peristiwa pencurian terjadi di Masjid Nurul Barkah, area Bandara Soekarno-Hatta pada 5 April 2025.
Saat itu, korban bernama Arlan Sutarlan sedang tertidur setelah salat Zuhur.
Pelaku memanfaatkan kelengahan tersebut untuk mengambil ponsel korban jenis Samsung Galaxy A04s.
Setelah dilakukan penyelidikan, pelaku akhirnya diamankan Satreskrim Polres Bandara Soetta pada 20 Mei 2025.
Masyarakat diimbau untuk tidak mengambil jalan pintas dalam menghadapi tekanan hidup.
Jika mengalami kesulitan ekonomi atau sosial, warga diharapkan menghubungi aparat kepolisian atau instansi terkait untuk mendapatkan bantuan atau arahan yang tepat.
Sementara itu, aksi kakek lainnya juga pernah terjadi di Probolinggo, Jawa Timur.
Seorang pria paruh baya di Kabupaten Probolinggo menjadi bulan-bulanan warga setelah kepergok hendak mencuri sepeda motor milik pengunjung pasar, pada Rabu (18/6/2025).
Pelaku adalah SND (63) petani asal Dusun Perengan, Desa Betek, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
Kini pelaku sudah diamankan di Mapolsek Maron dan masih dalam pengembangan penyidik.
Percobaan pencurian sepeda motor vario warna hitam itu terjadi sekitar pukul 5.40 WIB di Pasar Maron, Desa Maron Kidul, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, milik SM yang hendak pergi belanja.
Kasi Humas Polres Probolinggo Iptu Merdhania Pravita Shanty menjelaskan, sesampainya di Pasar Maron, korban lalu memarkir sepeda motornya dalam keadaan dikunci stir dan penutup kontak.
Baca juga: Asyik Berbincang dengan 2 Wanita, Pria di Probolinggo Tiba-tiba Dibacok dan Dipukuli
"Kemudian datang pelaku seorang diri dan langsung menuju sepeda motor korban. Yang mana pelaku berusaha membuka penutup kontak menggunakan kunci palsu," kata Iptu Vita.
Tanpa disadari pelaku, lanjut Iptu Vita, dari kejauhan gerak-gerik pelaku sudah dilihat dan dipantau oleh dua warga.
Yang satu di antaranya adalah seorang tukang bersih pasar sekaligus ayah dari pemilik sepeda motor.
Baca juga: Mobil di Kraksaan Probolinggo Terbakar Hebat saat Menyedot Bensin untuk Dijual Eceran
"Setelah pelaku berhasil membuka penutup kontak dan belum merusak kunci kontak, datanglah dua warga yang langsung menanyakan kepada pelaku sepeda motor siapa yang akan diambil," terang Iptu Vita.
"Karena saat ditanya pelaku menjawab akan mengambil sepeda motor miliknya sendiri, sehingga dua saksi ini langsung dibilang maling. Sehingga mengundang amarah warga dan pengunjung pasar," tambahnya.
Setelah mendapat laporan dari warga, anggota Polsek Maron langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan langsung mengamankan pelaku serta menyita barang bukti yang digunakan pelaku beraksi.
Baca juga: Sepasang Kekasih di Probolinggo Dibegal 3 Pria Saat Mau ke Acara Keluarga, Motornya Dibawa Kabur
"Saat ini masih dalam pengembangan, karena informasi sementara pelaku ini tidak hanya beraksi di satu TKP saja. Nanti hasil pengembangan akan disampaikan," pungkasnya.