Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Gedung baru Pasar Mardika, Kota Ambon, yang sebelumnya diklaim aman bagi pedagang, kini menuai sorotan.
Hal ini mencuat setelah video curhatan seorang pedagang menjadi viral di media sosial.
Video tersebut diunggah akun Facebook @Tety Salasiwa pada Selasa (20/3/2026) dan hingga kini telah ditonton sebanyak 54.098 kali, dibagikan 78 kali, serta menuai lebih dari 150 komentar dari warganet.
Dalam video berdurasi 1 menit 55 detik itu, seorang pedagang yang akrab disapa Audi tampak menangis setelah barang dagangan hilang.
“Padahal Bapak walikota bilang tampa ini paling aman. Katong seng akan kena hujan, kena panas, tapi ternyata akang seng aman par kantong barang-barang,” keluh pedagang.
Baca juga: Wali Kota Ambon Sebut Pencurian Berulangkali di Pasar Mardika, Pedagang Kecil Jadi Korban
Baca juga: Wali Kota Ambon Repost Curhatan Pedagang di Gedung Baru Pasar Mardika, Gubernur Ikut Ditandai
Usai mengaku telah berusaha keras mengumpulkan barang dagangan untuk dijual menyambung hidupnya, namun harus menerima kenyataan pahit karena barangnya hilang begitu saja.
“Beta sudah bersusah payah untuk berjualan banyak-banyak tapi orang lain ambil gampang saja,” ungkapnya.
Dengan nada ayu, penjualan pakaian dalam tersebut meminta perhatian serius dari Wali Kota Ambon dan Gubernur Maluku terkait keamanan di pasar Mardika.
Dengan nada pelan ia menegaskan jika gedung tidak dapat diperhatikan dengan baik, maka tak perlu ada gedung tersebut.
"Kalau bapak dong seng bisa perhatikan akang, Lebe bapak dong bongkar akang sudah," cetusnya .
Selain itu, ia juga mengiri fasilitas keamanan berupa kamera pengawas (CCTV) yang telah terpasang di gedung baru tersebut, namun disebutkan tidak berfungsi.
Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena langsung menanggapi curhatan pedagang idengan meminta Gubernur, Wakil Gubernur serta Disperindag Maluku untuk segera menyikapi kondisi itu.
Menurut Wattimena, pencurian bukan kali pertama terjadi, sehingga harus menjadi perhatian serius.
Kondisi ini pun memicu kekhawatiran di kalangan pedangan, yang merasa gedung baru Pasar Mardika yang diresmikan langsung Mantan Gubernur Maluku, Murad Ismail, belum mampu memberikan jaminan keamanan sebagaimana yang dijanjikan sebelumnya.
Diketahui bangunan Pasar Mardika itu berdiri diatas lahan seluas 808,196 m2, dengan luas bangunan 20,171 m2 dan dibiayai Anggaran Kementerian Umum Dan Perumahan Rakyat sebesar Rp. 134.863.524.850,.
Mulai dibangun pasar Mardika sejak 30 Desember 2021, Ground Breaking oleh Gubernur Maluku Murad Ismail pada 22 Januari 2022 dan rampung pada 22 Juli 2023. (*)