Jalur Alternatif Jambi-Palembang untuk Antisipasi Macet Arus Balik Idulfitri
Mareza Sutan AJ March 24, 2026 09:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI -- Jika Anda merupakan pemudik yang melewati rute Jambi-Palembang atau sebaliknya, ada beberapa titik macet yang mungkin terjadi.

Untuk itu, Anda harus mengantisipasi sejumlah titik rawan macet di rute Palembang-Jambi maupun sebaliknya.

Polres Musi Banyuasin (Muba) melalui unggahan di media sosial, menginformasikan jalur alternatif untuk kendaraan dari arah Jambi menuju Palembang.

Upaya ini dilakukan sebagai langkah mengantisipasi kemacetan pada arus balik Lebaran 2026 yang diprediksi mulai 24-29 Maret 2026.

Mengacu pada unggahan akun resmi Instagram Polres Muba, @polisi_muba, pengendara dari Jambi bisa melewati sejumlah rute.

Rute pertama, pengendara dari Jambi bisa melalui Sarolangun–Kota Lubuklinggau–Kabupaten Musi Rawas–Sekayu–Betung–Palembang.

Selain rute tersebut, pemudik juga dapat menggunakan jalur Jalan Lintas Tengah (Jalinteng).

Pada jalur Lintas Tengah ini, pengendari dari Jambi bisa melalui Sarolangun–Lubuklinggau–Musi Rawas–Lahat–Prabumulih–Palembang.

Adapun, pengendara dari Palembang bisa memanfaatkan jalur Palembang melewati Betung–Sekayu–Musi Rawas–Jambi.

"Untuk para pemudik yang ingin melintas dari Palembang–Jambi atau sebaliknya, kami informasikan jalur alternatif yang bisa ditempuh dari arah Palembang menuju Jambi ataupun sebaliknya," demikian unggahan yang diunggah Satlantas Polres Muba pada Senin (23/3/2026) kemarin.

Informasi yang Tribunjambi.com peroleh, saat ini kondisi arus lalu lintas dari arah Jambi menuju Palembang masih relatif lancar.

Adapun, penerapan jalur alternatif ini bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan di jalur utama saat puncak arus balik.

Imbauan Polda Jambi

Pada arus balik ini, Polda Jambi juga menyampaikan pesan keselamatan dan ketertiban di perjalanan.

Satu di antara yang menjadi perhatian adalah microsleep.

"Hati-hati Microsleep Saat Berkendara Terlalu Lama," demikian bunyi imbauan Polda Jambi dilansir dari Instagram @polda_jambi.

Sebagai informasi, microsleep merupakan tertidur singkat tanpa sadar yang berlangsung beberapa detik (biasanya kurang dari 30 detik) akibat kelelahan ekstrem atau kurang tidur.

Kondisi ini sangat berbahaya karena menyebabkan hilangnya kesadaran sesaat, sering kali terjadi saat berkendara terlalu lama atau menempuh perjalanan jauh, dan berisiko tinggi memicu kecelakaan fatal.

 

Baca juga: Jadwal Puasa Sunah Ayyamul Bidh Syawal 1447 H beserta Niat dan Keutamaannya

Baca juga: Israel Pakai Amunisi Lama buat Serang Iran sebagai Strategi Tekan Biaya

Baca juga: Eks Menag Gus Yaqut Batal Jadi Tahanan Rumah dan Dijemput KPK Malam Ini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.