SRIPOKU.COM - Waktu singkat sebagai tahanan rumah dimanfaatkan Gus Yaqut melakukan berbagai tradisi lebaran.
Mantan Menteri Agama itu kini dikembalikan statusnya menjadi tahanan Rutan KPK sejak Senin (23/4/2026).
Pada hari pertama lebaran 2026 ini, ia sempat jadi tahanan rumah.
KPK yang menahan Gus Yaqut tidak memberi informasi terkait perubahan status penahanan tersangka dugaan korupsi kuota haji itu.
Pihak KPK baru memberikan klarifikasi setelah keberadaan Gus Yaqut di Rutan KPK dipertanyakan banyak pihak, termasuk oleh istri Immanuel Ebenizer.
Baca juga: Diprotes Pakar Hingga DPR, Penyidik KPK Kembalikan Eks Menag Gus Yaqut ke Rutan KPK
"Ini sih.. Tadi sih sempat enggak ngelihat Gus Yaqut ya. Infonya sih katanya keluar hari Kamis malam," ungkap istrin mantan Wamenaker itu kepada wartawan di lokasi Rutan KPK, Sabtu (21/3/2026).
Barulah setelah itu, KPK membenarkan bahwa Gus Yaqut ditetapkan sebagai tahanan rumah.
Sejumlah pakar, pengamat, hingga anggota DPR mengkritik keputusan KPK.
Tak lama setelah kritik berdatangan, pada Senin (23/4/2026), Gus Yakut dikembalikan ke Rutan KPK.
"Iya, alhamdulillah saya bisa sungkem ke ibu saya, ke ibunda saya," kata Gus Yaqut, Selasa (24/3/2026).
Mengenai statusnya sempat jadi tahanan rumah, mantan anak buah Jokowi ini membenarkan memang permintaan itu datang darinya.
"Permintaan kami," jawab Gus Yaqut singkat.
Baca juga: Gus Yaqut Diizinkan KPK Tinggal di Rumah Miliaran Rupiah, Padahal Tersangka Korupsi Kuota Haji
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik mengembalikan Gus Yaqut ke Rutan KPK sekaligus mengakhiri masa tahanan rumah yang sebelumnya dijalani Gus Yaqut sejak beberapa hari lalu di kediamannya, kawasan Condet, Jakarta Timur.
"Hari ini, Senin tanggal 23 Maret 2026, KPK melakukan proses pengalihan jenis penahanan terhadap Tersangka Saudara YCQ dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pada kuota haji, dari tahanan rumah untuk kembali menjadi tahanan Rutan KPK," ujar Budi Prasetyo dalam keterangannya, Senin (23/3/2026).
Sebelum dipindahkan kembali ke sel tahanan, Gus Yaqut menjalani serangkaian prosedur medis.
Saat ini, Gus Yaqut terpantau berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polri untuk memastikan kondisi fisiknya sebelum dieksekusi ke Rutan.
"Dalam prosesnya, diperlukan serangkaian proses pemeriksaan kesehatan terhadap Ybs. Untuk saat ini, pemeriksaan kesehatan oleh Dokter masih berlangsung di RS Bhayangkara TK. I.R Said Sukanto, Jakarta Timur," tambah Budi.
Pihak lembaga antirasuah meminta publik untuk bersabar menunggu hasil pemeriksaan kesehatan tersebut selesai dilakukan oleh tim dokter kepolisian.
"Kita sama-sama tunggu hasil tes kesehatan ini," tegasnya.