TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Barang-barang peninggalan Vidi Aldiano diputuskan untuk didonasikan oleh keluarga.
Hal tersebut disampaikan ibunda Vidi, Besbarini.
Setelah kepergian Vidi Aldiano pada 7 Maret 2026, diakui keluarganya masih banyak barang peninggalan sang penyanyi.
Termasuk baju-baju yang sering dikenakan suami, Sheila Dara itu.
Besbarini mengungkap bahwa pakaian tersebut kini disumbangkan ke panti asuhan.
Bukan tanpa sebab, di balik keputusan tersebut, ada niat baik dari orangtua Vidi.
Keduanya menginginkan agar pahala terus mengalir untuk Vidi, dari donasi yang diberikan.
Dikutip dari Grid.id, ditemui saat berziarah di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Selasa (24/3/2026), Besbarini menjelaskan alasan menyentuh di balik keputusan keluarga besar tersebut.
Baca juga: Sheila Dara Makan Masakan Ayah Vidi Aldiano, Sang Mertua Puji Menantu Kesayangannya se-Frekuensi
Ia mengungkapkan pihak keluarga sudah mulai membereskan baju Vidi.
Namun, aksi tersebut bukan hanya sekedar bersih-bersih rumah.
Melainkan pun misi spiritual untuk kebaikan Vidi Aldiano.
Vidi sudah terpisah dari dunia.
Namun diyakini, raganya akan terus hidup di mata orang-orang terkasihnya.
Sama seperti yang diinginkan Besbarini untuk anaknya.
Ia ingin Vidi terus bermanfaat meski raganya sudah tak ada lagi di dunia.
Melalui baju-baju yang layak dikenakan hingga barang-barang milik almarhum, dibagikan kepada yang membutuhkan.
Besbarini percaya bahwa barang yang bermanfaat bagi orang lain akan menjadi pahala yang terus mengalir bagi Vidi.
"Sampai kemarin, sebagian sudah dikasih-kasihkan ke panti-panti, ya. Alhamdulillah," ujar Besbarini.
"Saya berprinsip kalau barang-barang yang masih ada di rumah saya, sebaiknya diberikan kepada orang yang membutuhkan agar dimanfaatkan dengan baik," lanjutnya.
Lebih dalam lagi, ia berharap dengan berpindahnya barang-barang tersebut ke tangan yang membutuhkan, beban hisab atau pertanggungjawaban almarhum di hadapan Tuhan dapat menjadi lebih ringan.
"Supaya di sana pun pertanggungjawaban Vidi berkurang, pertanggungjawaban Vidi di mata Allah berkurang," tambahnya penuh harap.
Langkah keluarga ini ternyata sejalan dengan gerakan para penggemar setia Vidi, yang dikenal sebagai Vidis.
Tanpa arahan khusus, para fans ternyata juga bergerak melakukan aksi sosial seperti menyantuni anak yatim dan kaum duafa atas nama Vidi Aldiano.
Harry Kiss, ayahanda Vidi, menambahkan bahwa ke depannya keluarga dan fans akan meluncurkan sebuah inisiatif bernama "Vidi Tetap Hidup".
Program ini fokus pada bantuan sosial bagi penderita kanker, anak yatim, hingga kaum duafa.
"Supaya sesuai dengan keinginan Vidi bahwa dia pengen 'hidup'. Yaitu membantu teman-teman penderita cancer dan lain-lain," ujar Harry Kiss.
Kepergian Vidi Aldiano pada Sabtu (7/3/2026) sore kemarin merupakan akhir dari perjuangan panjangnya melawan penyakit kanker ginjal yang telah ia hadapi sejak akhir tahun 2019. Kala itu, Vidi didiagnosis menderita kanker ginjal stadium 3 dan harus menjalani operasi pengangkatan ginjal kiri di Singapura.
Setelah sempat dinyatakan pulih, pada akhir 2023 Vidi secara terbuka membagikan kabar bahwa sel kankernya kembali aktif dan telah menyebar atau metastasis ke beberapa titik di tubuhnya.
Di bulan November 2025, Vidi mengumumkan hiatus dari dunia hiburan. Hal itu dilakukan karena sang musisi ingin fokus menjalani pengobatannya.
Selama hidupnya, suami Sheila Dara ini dikenal sebagai sosok pejuang yang sangat tegar dan tetap aktif berkarya hingga kondisi kesehatannya menurun drastis dalam beberapa waktu terakhir. (*)
(Grid.id) (TribunnewsSultra.com/Desi Triana)