1 Murid Herry IP Ogah Terganggu Rebutan Kursi Bela Tim Malaysia pada Thomas Cup 2026
Nestri Y March 24, 2026 09:35 PM

SAEED KHAN/AFP
Ganda putra Malaysia, Junaidi Arif/Roy King Yap tak ingin terdistrak dengan persaingan menuju Thomas Cup 2026.

BOLASPORT.COM - Salah satu ganda putra Malaysia, Junaidi Arif/Roy King Yap, tidak ingin memusingkan soal nasib dibawa atau tidak ke Thomas Cup 2026.

Junaidi Arif/Roy King Yap menjadi salah satu kandidat kuat yang berpotensi menjadi ganda putra ketiga Malaysia pada Thomas Cup 2026.

Mereka memang bersaing dengan pasangan independen, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, untuk mengisi slot ganda ketiga setelah Aaron Chia/Soh Wooi Yik dan Man Wei Chong/Tee Kai Wun. 

Menjadi kandidat pasangan yang dipercaya Herry Iman Pierngadi tentu akan menambah pengalaman mereka.

Hal itu juga akan berpengaruh pada poin peringkat mereka bila diturunkan dan Malaysia menang.

Meski persaingan terus diperbincangkan terkait siapa yanh akan diangkut Herry IP ke Horsens, Denmaek, 24 April sampai 3 Mei nanti, Arif/Yap tidak ingin terfokus hanya pada tujuan itu.

Terdekat masih ada Kejuaraan Asia 2026 yang dinilai tak kalah penting.

Semula, hasil di Kejuaraan Asia itu nanti digadang-gadang jadi bahan pertimbangan tim pelatih Malaysia untuk menentukan komposisi pemain ke Thomas Cup 2026.

Namun Arif/Yap tidak mau terkekang.

"Itu bukan sesuatu yang ingin kita pikirkan terlalu dalam," kata Arif dikutip Bolasport dari New Straits Times.

"Jika kita terlalu memikirkannya, itu bisa memengaruhi performa kita," tambahnya. 

"Jadi kami hanya akan fokus pada tujuan kami sendiri menuju Kejuaraan Asia 2026," imbuh pemain kidal ini.

Fokus Arif/Yap adalah memperbaiki dan menjaga konsistensi performa.

Mereka sempat mengalami fluktuasi penampilan di beberapa turnamen.

Merrka bertrkad setidaknya mencapai semifinal atau perempat final.

"Saya baru saja kembali dari liburan Hari Raya, jadi saya merasa segar setelah menghabiskan waktu bersama keluarga," kata Arif.

"Sekarang fokusnya adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin dan terhindar dari cedera."

"Target kami adalah mencapai podium. Jika itu tidak memungkinkan, setidaknya perempat final."

Arif menyadari masih banyak kekurangan yang mereka miliki.

Bahkan mencapai perempat final saja di suatu turnamen saja mereka masih sulit.

"Saya rasa kemajuan kami tahun ini belum begitu menggembirakan," tandasnya.

"Sejauh ini, kami belum berhasil mencapai perempat final di turnamen mana pun," ujar Arif.

"Di All England, kami berhasil menemukan ritme permainan kami, tetapi mungkin keberuntungan tidak berpihak pada kami. Kami berharap dapat mempertahankan momentum itu ke depannya."

"Pada momen krusial, kami kurang konsisten," tandasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.