Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Arus balik Lebaran di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, semakin padat memasuki H+3 Idulfitri 1447 H.
Sejumlah agen tiket bus mulai diserbu calon penumpang yang ingin kembali ke perantauan, Selasa (24/3/2026).
Baca juga: Bus Terjebak Kemacetan Arus Balik, Penumpang di Terminal Tulungagung Harus Menunggu Lebih dari 1 Jam
Aktivitas salah satu Agen Tiket Winris di Jalan Nasional Lamongan–Babat, Desa Sidogembul, Kecamatan Sukodadi, menjadi bukti adanya peningkatan arus balik yang cukup signifikan.
Para pemudik tampak mulai membeli tiket lebih awal untuk mengamankan kursi keberangkatan menuju berbagai kota tujuan, terutama Jakarta.
Karyawan Agen Tiket Winris, Santi mengatakan, peningkatan jumlah penumpang sudah terlihat sejak hari pertama setelah Lebaran.
"Untuk H+3 ini peningkatan pemesan sangat banyak. Rata-rata tujuan paling banyak Jakarta," ujar Santi.
Ia menjelaskan, tren penjualan tiket diperkirakan akan terus meningkat hingga mencapai puncaknya pada akhir pekan mendatang.
Sebagian besar calon penumpang telah melakukan pemesanan lebih awal melalui layanan pesan singkat WhatsApp untuk menghindari kehabisan tiket.
"Biasanya mereka pesan dulu lewat WA, bahkan ada yang sudah booking sejak satu minggu lalu," jelasnya.
Menariknya, kenaikan harga tiket yang mencapai dua kali lipat tidak menyurutkan minat masyarakat.
Dari harga normal sekitar Rp300 ribu, kini tiket bus untuk arus balik dijual hingga Rp600 ribu.
Meski demikian, permintaan tiket tetap tinggi dan terus mengalami peningkatan.
Santi memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada 28 hingga 29 Maret 2026, dengan jumlah penumpang bisa mencapai 30 hingga 50 orang per hari.
Sebagai agen tiket, ia bersyukur moda transportasi bus masih menjadi pilihan masyarakat.
Salah satu penumpang tujuan Bekasi, Santoso, mengaku memilih bus karena lebih nyaman dan fleksibel dalam pemesanan.
"Lebih nyaman naik bus. Kalau kereta, terutama ekonomi, duduknya tegak dan capek. Kalau mau yang lebih nyaman harus pesan jauh hari," ungkapnya.
Santoso mengaku baru tiba di kampung halamannya.
Namun langsung memesan tiket untuk kembali ke Bekasi bersama keluarganya.
"Saya pesan tiket balik sejak libur Lebaran hari pertama, " katanya.