Finalis Retel GMIM Minawerot Dibekali Materi AI, Pnt Joune Ganda: Sesuai Kebutuhan Pelayanan
Rizali Posumah March 24, 2026 10:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Di tengah derasnya arus teknologi dan pergeseran nilai sosial, penguatan akar iman dan karakter kristiani menjadi sesuatu yang sangat penting.

Hal inilah yang menjadi napas utama dalam rangkaian Pemilihan Remaja Teladan (Retel) GMIM Wilayah Minawerot, Rayon Minahasa Utara (Minut) tahun 2026. Minut adalah bagian dari provinsi Sulawesi Utara.

Ketua Komisi Pelayanan Remaja Wilayah (KPRW) Minawerot, Pnt. Dr. Joune Ganda, menaruh harapan besar agar para finalis tidak sekadar berkompetisi, tetapi benar-benar memahami pengetahuan bergereja serta pertumbuhan iman yang substansial.

Melalui Sekretaris KPRW Minawerot, Pnt. Selfran Wungouw, SE, disampaikan bahwa pembinaan ini merupakan benteng bagi generasi muda dalam menghadapi sisi negatif digitalisasi, seperti pengaruh judi online yang kerap menyusup melalui media sosial dan game online.

"Sehingga dalam kegiatan pemilihan Retel GMIM Wilayah Minawerot, kami memberi pelatihan dan pembentukan karekter," jelas Pnt. Joune Ganda, yang juga menjabat sebagai Bupati Minahasa Utara dua periode tersebut, Selasa (24/3/2026).

Perjalanan menuju gelar Remaja Teladan kini memasuki fase krusial.

Setelah melewati tahapan tes online dan wawancara ketat, 20 finalis (10 putra dan 10 putri) telah menjalani masa karantina di Hotel Sutan Raja Minut pada 20-22 Maret lalu.

Tepat pada Selasa malam ini, para finalis tengah menjalani tahapan Kompetensi Diri.

Di sini, kapasitas intelektual dan spiritual mereka diuji melalui peninjauan jurnal keremajaan, pengisahan tokoh Alkitab, hingga praktik berkhotbah.

Seluruh rangkaian ini dijadwalkan mencapai puncaknya pada malam Grand Final, 27 Maret 2026 mendatang.

Selama masa karantina, para peserta tidak hanya dinilai secara fisik atau talenta, tetapi dibekali dengan kurikulum yang komprehensif dari para pakar di bidangnya:

  • Spiritualitas & Dogma: Materi Evangelism Explosion for Generation (EE4G), materi Love, Sex, Dating, serta pendalaman Dogma dan Ajaran GMIM oleh Pdt. Brando Kondoij, M.Th.
  • Kepemimpinan & Organisasi: Materi KB3 (Komunitas Kelompok Berakar Bertumbuh Berbuah) oleh Pnt. Rinaldi Memah, serta materi Kepemimpinan Kristen oleh Pnt. Selfran Wungouw.
  • Adaptasi Teknologi & Publik: Navigasi era AI sebagai murid Kristus oleh Edmon Komansilan, ST., M.Si., serta teknik Public Speaking dan pengenalan budaya Minut oleh Pnt. Heard Runtuwene.
  • Pelayanan Liturgi: Teknik berkhotbah dan memandu liturgi oleh Pnt. Stevi Kaligis.

Pada tahap Talent Show, bakat para finalis dinilai langsung oleh tim juri yang terdiri dari Pdt. Meilinda Suharto Natarang, S.Th., Pdt. Julius Hormati, S.Th., dan Pnt. Boby Pontoh.

"Materi- materi yang diberikan ini sangat baik dan bagus sesuai kebutuhan pelayanan dan mengacu pada pola baku Pemilihan retel Sinode," ungkap pihak penyelenggara.

Koordinator Bidang Pelsis dan Retel KPRW Minawerot, Pnt. Bright Walingkas, didampingi Ketua Ikatan Retel Minawerot, Gloryo Pinangkaan, dan Sekretaris Syalimita Wungouw, S.Th., menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh tahapan.

"Sambil mengucapkan terima kasih kepada Kak Pena doktor Bupati Joune Ganda yang terus memberikan suport dan dukungan untuk semua tahapan demi tahapan sehinga dapat berlangsung dengan baik," pungkas Pnt. Bright Walingkas.

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.