Puncak Kepadatan Kendaraan Liburan Lebaran di Karanganyar, Catatkan Kedatangan 14 Ribu Kendaraan
Putradi Pamungkas March 24, 2026 10:27 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Puncak kepadatan kendaraan menuju objek wisata di Kabupaten Karanganyar terjadi pada libur Lebaran Idul Fitri 1447 H/2026 M, tepatnya pada Senin (23/3/2026).

Ribuan wisatawan memadati kawasan wisata, terutama di wilayah Tawangmangu.

Berdasarkan data kepolisian, tercatat sebanyak 13.970 kendaraan memasuki kawasan wisata Karanganyar dalam satu hari.

Angka ini menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan hari sebelumnya.

Puncak Arus Kendaraan di Tawangmangu

Kapolres Karanganyar, AKBP Arman Sahti, mengungkapkan bahwa jumlah kendaraan yang menuju kawasan wisata didominasi oleh kendaraan roda dua dan roda empat.

“Jumlah kendaraan yang naik ke wilayah wisata Karanganyar, terutama di Tawangmangu, ada 13.970 kendaraan, yang terdiri dari 9.700 kendaraan roda empat dan 13 ribu kendaraan roda dua atau motor,” kata Arman, Selasa (24/3/2026).

GERBANG TOL KARANGANYAR - Penampakan Gerbang Tol Karanganyar. Sebanyak 148.234 kendaraan tercatat keluar masuk melalui Gerbang Tol Karanganyar hingga Lebaran H+2 tahun 2026, Senin (24/3/2026).
GERBANG TOL KARANGANYAR - Penampakan Gerbang Tol Karanganyar. Sebanyak 148.234 kendaraan tercatat keluar masuk melalui Gerbang Tol Karanganyar hingga Lebaran H+2 tahun 2026, Senin (24/3/2026). (Dok. Istimewa)

Ia menambahkan, jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan hari Minggu, di mana total kendaraan yang masuk tercatat sekitar 12 ribu unit.

“Jumlah itu lebih tinggi dibanding hari Minggu yang masing-masing kendaraan roda dua dan empat yang naik ada 12 ribu,” lanjutnya.

Baca juga: Arus Lalu Lintas H+3 Lebaran 2026 di Jalur Wisata Tawangmangu Karanganyar Ramai Lancar

Arman menjelaskan, data kendaraan tersebut diperoleh melalui metode traffic counting yang dilakukan oleh pihak kepolisian selama tiga hari.

Penghitungan dilakukan sejak Minggu (22/3/2026) di sejumlah titik strategis, termasuk di Pertigaan Keprabon.

Dari hasil analisis, Senin menjadi hari dengan tingkat kepadatan tertinggi.

“Kita menghitung jumlah kendaraan selama tiga hari mulai dari Pertigaan Keprabon, dan kita analisis puncak kepadatan Senin kemarin,” jelasnya.

Rekayasa Lalu Lintas Dinilai Efektif

Untuk mengantisipasi kemacetan, pihak kepolisian telah menerapkan rekayasa lalu lintas di beberapa titik rawan.

Penyaringan kendaraan dilakukan sejak Simpang Bejen, Simpang Keprabon, hingga Simpang Tiga Kelurahan Tawangmangu.

“Rekayasa lalu lintas dan ini cukup efektif dan tidak terdapat penumpukan kendaraan yang berarti,” kata Arman.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.