SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Sebanyak 1.955 pemudik memadati Stasiun Mojokerto, pada Puncak arus balik Lebaran Tahun 2026 yang diperkirakan hari ini, Selasa (24/3/2026).
Para pemudik lebih memilih moda trasportasi massal Kereta Api (KA) anti macet dan aman untuk kembali ke kota tujuan.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono mengatakan, puncak arus balik di Stasiun Mojokerto diprediksi jatuh pada 23-24 Maret 2026.
Berdasarkan data sementara, tercatat sebanyak 1.955 penumpang memanfaatkan layanan kereta api di Stasiun Mojokerto.
"Dari jumlah itu terdiri dari keberangkatan 957 penumpang dan 998 kedatangan, yang diprediksi masih berpotensi bertambah seiring jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api hingga malam nanti," ujar Mahendro, Selasa (24/3/2026).
Baca juga: Ada 2.286 Pelanggan Kereta Api di Stasiun Kediri di H2 Lebaran, Daop 7 Catat Lonjakan Penumpang
Mahendro menjelaskan, Stasiun Mojokerto telah melayani 19.929 pelanggan selama masa angkutan lebaran periode 11-23 Maret 2026, dengan rincian 10.635 penumpang berangkat dan 9.294 penumpang tiba
Sedangkan, Stasiun Mojokerto diprediksi akan melayani sebanyak 30.166 penumpang terhitung selama periode Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung 11 Maret 2026 (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10).
"Jumlah tersebut terdiri dari 14.894 penumpang berangkat, dan 15.272 penumpang datang," pungkas Mahendro.
Di sisi lain, sebelumnya pada puncak arus mudik 19 Maret, Stasiun Mojokerto tercatat total 2.073 penumpang, yang terdiri dari 1.252 penumpang berangkat dan 821 penumpang datang.
Periode puncak arus balik diprediksi pada hari ini dengan total 1.955 penumpang.
"Stasiun Mojokerto setiap hari melayani 32 perjalanan kereta api jarak jauh, yaitu 28 perjalanan KA reguler dan 4 perjalanan KA tambahan," tukasnya. (don).