Turis Belanda Tewas Ditusuk di Bali, Polisi Buru Dua Pelaku Misterius
M Zulkodri March 25, 2026 11:03 AM

BANGKAPOS.COM--Aksi kriminal kembali mengguncang kawasan wisata Bali.

Seorang warga negara asing asal Belanda berinisial RP (49) tewas setelah menjadi korban penusukan brutal oleh dua pria tak dikenal di kawasan Kerobokan, Senin (23/3/2026) malam.

Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 22.50 WITA di depan sebuah vila di Banjar Anyar Kelod, Kuta Utara.

Saat kejadian, korban diketahui baru saja kembali dari berjalan-jalan bersama kekasihnya.

Kronologi Penyerangan

Berdasarkan keterangan awal, korban dan pasangannya tiba di vila tanpa menyadari adanya ancaman.

Namun, situasi berubah ketika dua pria yang berboncengan menggunakan sepeda motor matic berwarna hitam tiba-tiba menghadang mereka.

Menyadari potensi bahaya, korban dengan sigap meminta kekasihnya untuk masuk ke dalam vila dan mengunci pintu demi keselamatan.

Ia kemudian memilih menghadapi kedua pelaku seorang diri di luar.

Tak berselang lama, kedua pelaku langsung menghampiri korban dan melakukan penusukan secara brutal. Serangan tersebut terjadi dengan cepat dan tanpa peringatan.

Korban yang mengalami luka serius sempat dilarikan ke RS BIMC menggunakan ambulans dalam kondisi kritis.

Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 23.29 WITA.

Polisi Lakukan Pengejaran Intensif

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku.

“Tim masih melakukan penyelidikan dan pengejaran. Identifikasi pelaku masih terus didalami,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).

Pelaku disebut berusaha menyamarkan identitas dengan mengenakan helm serta pakaian tertutup, sehingga menyulitkan proses identifikasi awal.

Tiga Saksi Kunci Diperiksa

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi mengandalkan keterangan dari tiga saksi mata yang berada di lokasi kejadian, termasuk kekasih korban yang menyaksikan langsung peristiwa tersebut.

Kesaksian para saksi dinilai sangat penting, terutama terkait ciri-ciri pelaku, kronologi penyerangan, hingga arah pelarian usai kejadian.

Selain itu, polisi juga tengah menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik yang diduga dilalui pelaku.

Sejumlah Barang Bukti Diamankan

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), aparat menemukan berbagai barang bukti yang diduga berkaitan dengan aksi penyerangan.

Barang bukti tersebut antara lain:

  • Pecahan mata pisau
  • Ponsel
  • Kacamata
  • Sandal
  • Bagian senter

Menariknya, tidak ada barang milik korban yang hilang. Hal ini memperkuat dugaan bahwa motif penyerangan bukanlah perampokan.

Dugaan Motif Masih Misterius

Hingga saat ini, motif di balik penusukan tersebut masih belum terungkap. Polisi belum dapat memastikan apakah korban memiliki hubungan dengan pelaku atau tidak.

Sejumlah indikasi mengarah pada kemungkinan bahwa serangan ini telah direncanakan sebelumnya. Hal itu terlihat dari pola penyerangan yang langsung mengincar korban tanpa upaya mengambil barang berharga.

Aparat Gabungan Diterjunkan

Untuk mempercepat pengungkapan kasus, aparat gabungan dari Polsek Kuta Utara, Polres Badung, hingga Resmob Polda Bali telah diterjunkan ke lapangan.

Penyisiran juga dilakukan hingga ke jalur keluar-masuk kawasan vila guna mempersempit ruang gerak pelaku.

Kasus ini pun menjadi perhatian serius, mengingat terjadi di kawasan wisata yang menjadi tujuan wisatawan mancanegara.

Penyelidikan Terus Berlanjut

Hingga kini, pihak kepolisian masih terus mengembangkan penyelidikan. Sejumlah langkah, mulai dari pemeriksaan saksi, analisis barang bukti, hingga penelusuran jejak digital, terus dilakukan.

Polisi berjanji akan segera menyampaikan perkembangan terbaru terkait kasus ini kepada publik.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya keamanan di kawasan wisata, terutama bagi wisatawan asing yang tengah berkunjung ke Bali.

(Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro/Tribunnews.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.