Iran Klaim Rudal Sejjil Berhasil Hantam Target Vital di Tel Aviv hingga Wilayah Negev
Yogi Putra Anggitatama March 25, 2026 11:56 AM

- Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) secara resmi mengklaim telah menyerang fasilitas intelijen dan keamanan strategis milik Israel dalam eskalasi terbaru.

Setidaknya tiga jenis rudal canggih milik Iran dilaporkan menggempur beberapa wilayah Israel pada Selasa (24/3/2026). Dalam operasi militer tersebut, IRGC mengerahkan kombinasi rudal jenis Kheibarshekan, Emad, serta rudal balistik Sejjil guna menembus pertahanan lawan.

Tiga jenis rudal beserta drone Iran tersebut dilaporkan menghujani wilayah Tel Aviv, Ramat Gan, Negev, hingga kawasan Beersheba. Rentetan serangan balasan ini merupakan bagian dari lanjutan perjalanan perang terbuka yang kini telah memasuki hari ke-25.

Pihak Teheran mengklaim bahwa ketiga jenis rudal tersebut berhasil menembus sistem pertahanan udara berlapis milik Israel dengan tingkat akurasi yang tinggi. Iran juga menuding adanya upaya penyensoran ketat oleh otoritas Amerika Serikat dan Israel terkait skala kerusakan yang terjadi.

Sementara itu, lembaga layanan darurat Magen David Adom melaporkan bahwa hantaman rudal Iran memang mengenai beberapa lokasi vital di pusat kota Tel Aviv. Setidaknya sembilan warga dilaporkan terluka cukup parah akibat terjangan proyektil tersebut dan segera dievakuasi ke rumah sakit.

Saluran televisi Israel Channel 12 melaporkan bahwa pecahan peluru serta hulu ledak yang gagal dicegat jatuh di enam titik lokasi yang berbeda. Situasi di beberapa wilayah dilaporkan sempat mencekam sesaat setelah ledakan keras terdengar menghantam area pemukiman dan perkantoran.

Tim darurat pun langsung dikerahkan ke beberapa daerah strategis setelah menerima laporan mengenai puing-puing rudal yang berjatuhan. Hingga saat ini, otoritas setempat masih terus melakukan penilaian terhadap dampak kerusakan infrastruktur serta kemungkinan adanya korban tambahan.

Para analis militer menyebut penggunaan kombinasi rudal Kheibarshekan dan Sejjil memang dirancang untuk mengecoh sistem radar pencegat seperti Iron Dome. Kejadian ini menjadi alarm serius bagi keamanan nasional Israel di tengah ancaman serangan yang diprediksi akan terus berlanjut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.