Kondisi Mahasiswa Korban Begal di Binduriang, Kini Dirawat di RS AR Bunda Lubuklinggau, Sempat Drop
Ricky Jenihansen March 25, 2026 12:35 PM

 

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Mahasiswa korban begal di kawasan Binduriang, Jalan Lintas Curup–Lubuklinggau, Mangihut Tua Sihombing (22), sempat mengalami kondisi drop sebelum akhirnya sadar dan kini menjalani perawatan serta operasi akibat luka tikaman di RS AR Bunda Kota Lubuklinggau.

Mangihut Tua Sihombing (22), warga asal Medan yang saat ini berdomisili di Kelurahan Kandang Mas, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, menjadi korban begal di kawasan Binduriang, Rejang Lebong, Bengkulu, pada Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Kapolsek Padang Ulak Tanding, AKP Edi Hermanto Purba, usai kejadian menyampaikan bahwa korban mengalami luka cukup serius dan kondisinya masih belum baik.

“Korban alami luka yang lumayan parah akibat sajam, saat ini masih dirawat,” ungkap Kapolsek saat dikonfirmasi wartawan TribunBengkulu.com pada Rabu malam.

Kondisi Saat ini

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tikaman senjata tajam dan saat ini masih menjalani perawatan di RS AR Bunda Kota Lubuklinggau.

Pihak keluarga korban menyampaikan bahwa kondisi Mangihut Tua Sihombing mulai menunjukkan perbaikan meski masih menjalani perawatan intensif.

Melanie, keluarga korban, mengatakan bahwa korban masih dirawat di RS AR Bunda Kota Lubuklinggau akibat luka serius yang dialaminya.

Keluarga berharap agar pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

"Semoga pelakunya bisa segera tertangkap pak dan dihukum berat," harapnya.

Selain mengalami luka berat, korban juga kehilangan sepeda motor dalam kejadian tersebut dan sempat berada dalam kondisi kritis akibat luka tikaman di bagian tubuhnya.

Di sisi lain, keluarga juga mengaku terbebani dengan biaya pengobatan yang harus ditanggung selama proses perawatan korban di rumah sakit.

Jalani Operasi Akibat Luka Tikaman

Dari informasi keluarga, korban sempat drop hingga akhirnya mulai sadar sebelum dibawa ke ruang operasi untuk penanganan medis lebih lanjut.

Korban mengalami luka cukup parah akibat senjata tajam yang digunakan pelaku saat merampas sepeda motor miliknya.

“Kondisi terakhir sudah sadar, tapi sekarang sedang dioperasi karena luka tusukan,” sampai pihak keluarga yang dikonfirmasi wartawan TribunBengkulu.com, Melanie pada Rabu malam.

Beredar Video

Di tengah penanganan kasus, beredar sebuah video di media sosial yang diklaim sebagai penangkapan pelaku begal terhadap korban.

Informasi tersebut menyebutkan bahwa sejumlah pelaku telah berhasil diamankan.

Namun, pihak kepolisian memastikan bahwa informasi tersebut tidak benar.

Kapolsek Padang Ulak Tanding (PUT), AKP Edi Hermanto Purba, saat dikonfirmasi TribunBengkulu.com menyampaikan bahwa video yang beredar bukan terkait kasus begal di wilayah Rejang Lebong.

“Tidak benar informasi video yang beredar itu, mohon doanya ya semoga segera tertangkap,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa video tersebut memang merupakan rekaman penangkapan, namun dalam kasus lain dan bukan dilakukan oleh jajaran Polres Rejang Lebong.

Selain itu, lokasi kejadian dalam video juga bukan berada di wilayah Rejang Lebong.

"Bukan di Rejang Lebong itu, doakan ya agar segera tertangkap," lanjutnya.

Pelaku Masih Dalam Pengejaran

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang diduga terlibat dalam aksi curas tersebut.

Penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap identitas serta keberadaan pelaku yang melarikan diri usai kejadian.

"Masih dalam penyelidikan dan pengejaran," tutupnya.

Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.