Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan- Keluarga remaja yang tenggelam di Pantai Bintaro, Kalianda, Lampung Selatan hadir di Tempat Kejadian Perkara (TKP) menunggu hasil pencarian, Rabu (25/3/2026).
Pencarian Muhammad Syafiq Sahreza (16) terus dilakukan di hari kedua remaja tersebut dikabarkan tenggelam.
Syafiq warga Dusun Yogya, Kecamatan Way Panji, Lampung Selatan tenggelam saat berenang bersama teman-temannya pada Selasa (24/3/2026) sore.
Kepala Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara mengatakan bahwa Syafiq disebut tenggelam di kawasan Pantai Bintaro, namun setelah dicek kordinatnya lebih dekat ke Pantai Batu Rame.
"Korban tenggelam di Pantai Batu Rame. Informasi awal laporan korban dikabarkan tenggelam di Pantai Bintaro. Ternyata setelah di cek koordinatnya, lebih dekat ke Pantai Batu Rame," ujarnya, Rabu (25/3/2026).
Baca juga: Tim SAR Melanjutkan Pencarian Remaja Tenggelam di Pantai Bintaro Lampung Selatan
Tim SAR Gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap Syafiq hingga Rabu siang.
Tampak hadir dalam operasi pencarian Dandim 0421 Lampung Selatan Letkol Kav Mochammad Nuril Ambiyah, Kepala Dinas Pemadan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lampung Selatan M Sefri Masdian, Kepala BPBD Lampung Selatan Maturidi Ismail.
Ditambahkan Syafiq operasi pencarian hari kedua ini telah dimulai sejak pukul 06.00 WIB dengan melibatkan sejumlah unsur gabungan.
"Tim SAR mengerahkan tiga unit alat utama di perairan untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian," ujar Rezie.
Adapun peralatan yang digunakan meliputi satu unit rubber boat milik Basarnas, satu unit perahu dari Pos TNI AL Kalianda, serta satu unit rubber boat dari BPBD Lampung Selatan.
Tim gabungan melakukan penyisiran di perairan dengan radius sekitar satu mil laut dari lokasi kejadian perkara (LKP).
Operasi pencarian ini melibatkan berbagai instansi, di antaranya Kodim 0421/Lampung Selatan, BPBD Lampung Selatan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, dan Satpol Airud Polres Lampung Selatan.
Serta Ditpolairud Polda Lampung, Pos AL Kalianda, Polsek Kalianda, dan unsur potensi SAR bersama masyarakat setempat.
Selain itu, pihak keluarga korban juga turut berada di lokasi untuk menunggu perkembangan proses pencarian.
Hingga pukul 10.00 WIB, hasil pencarian masih belum membuahkan hasil.
"Untuk sementara hasil masih nihil. Namun, tim akan terus melakukan pemantauan intensif dan penyisiran lanjutan hingga korban ditemukan," tegas Rezie.
Tim SAR gabungan memastikan upaya pencarian akan terus dioptimalkan dengan memperluas area pencarian dan melakukan evaluasi berkala sesuai kondisi di lapangan.
( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )