Netanyahu Siap Pecat Ajudan Senior Menyusul Pernyataan Rasis Yang Memicu Kecaman Anggota Parlemen
Dedhi Ajib Ramadhani March 25, 2026 02:56 PM

- Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dikabarkan akan memecat ajudan seniornya, Ziv Agmon.

Tindakan tegas Netanyahu  ini muncul setelah muncuat isu kontroversi soal pernyataan rasis yang menyerangnya.

Agmon juga disebut mengkritik Netanyahu dengan menyatakan karier politik atasannya telah berakhir.

"sudah tamat" setelah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.

Agmon dilaporkan melontarkan komentar bernada rasis terhadap sejumlah anggota parlemen dari partai Likud.

Dilansir dari media asing, tindakan ini bukan kali pertama Agmon menuai kritik atas perilakunya, Rabu (25/3/2026).

Agmon disebut sempat menilai bahwa Netanyahu mengelilingi dirinya dengan orang-orang rasis, jahat, dan penjahat.

Ia bahkan menyinggung istri dan putra Netanyahu terkait tas mewah dan paspor diplomatik.

Pernyataannya memicu kecaman luas dari anggota parlemen Likud dan oposisi, dengan banyak yang menyerukan pemecatannya.

Agmon membantah tuduhan tersebut dan menyebutnya fitnah yang tidak mencerminkan dirinya.

Ia menegaskan pernyataan itu tidak sesuai dengan latar belakang pribadinya.

Tekanan politik terus meningkat terhadap Netanyahu untuk mengambil tindakan tegas terhadap ajudan seniornya.

Para anggota senior kabinet Netanyahu mengecam Agmon, menegaskan Israel dan gerakan Likud tidak memberi tempat bagi rasisme.

Menteri Kehakiman Israel, Yariv Levin, menekankan rasisme harus dihapus dari sistem hukum dan dari diri sendiri.

Pemecatan Agmon dipandang sebagai langkah pasti untuk meredam kontroversi yang berkembang.

Program: Tribunnews Update
Host: Alinda Panca
Editor Video: Dedhi Ajib Ramadhani
Uploader: bagus gema praditiya sukirman

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.