Pelaku Pembakaran Hutan di Tanjungpinang Ditangkap Polisi, Mengaku Cuma Bakar Sampah
Eko Setiawan March 25, 2026 04:39 PM

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Pelaku pembakaran hutan dan lahan kosong di Batu 8 Atas, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) ditangkap polisi.

Pria itu adalah Sochiful Nurul Arifin. Dia diduga lalai saat membakar sampah di wilayah itu.

Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Ahmad Syahputra menyampaikan, pelaku diamankan beberapa jam sebelum kejadian. 

"Kami sudah amankan pelaku," kata dia, Rabu (25/3/2026).

Mulanya pelaku sedang mengerjakan penggalian sumur dibelakang pemotongan ayam di Jl. RH Fisabilillah, tidak jauh dari lokasi kebakaran.

Kekira pukul 17.00 WIB pelaku membakar sampah disebelah sumur selanjutnya api menjalar kelahan kosong karena ditiup angin. 

"Pelaku pun panik dia berusaha mengambil air dan kayu untuk memadamkan api, namun tak berhasil," kata dia.

Saat ini terduga pelaku masih jalani pemeriksaan di Unit Pidum Sat Reskrim Polresta Tanjungpinang.

"Luas lahan yang terbakar akibat kebakaran tersebut diperkirakan seluas 5.000 M⊃2;," ungkap Kapolsek. 

Lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) berada di Jalan Peralatan, Batu 8 Atas, Kota Tanjungpinang, tepat di belakang Perumahan Metro Kepri 89.

Insiden ini terjadi pada Selasa (24/3/2026) sekira pukul 17.15 WIB.

Kabut asap akibat kebakaran ini membuat warga sekitar panik. 

Mereka berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Video detik-detik kebakaran pun tersebar luas di media sosial (medsos) hingga viral.

Seorang warga setempat, Muhammad mengaku peristiwa ini terjadi begitu cepat.

"Yang saya lihat api tiba-tiba membesar di dekat semak belukar. Belum tahu api itu berasal dari mana," kata Muhammad saat ditemui Tribun Batam.id di lokasi kejadian.

Dia mengaku, beberapa warga sempat menyelamatkan barang berharga dari dalam rumah mereka.

"Warga takut api menjalar hingga ke rumah warga," kata dia.

Suara riuh pun terjadi di area kebakaran itu. Jalan raya sempat macet.

Pengendara yang melintas sengaja mengurangi kecepatan. Pengemudi ingin melihat proses pemadaman api.

Bunyi percikan api terdengar dengan jelas dari dalam hutan.

Baca juga: Siswi SD di Batam Bawa Kabur Motor Warga, Mengaku Dapat Kunci Motor di Jalan

Polisi yang hadir membantu melakukan pengamanan dan mengatur lalu lintas di lokasi kejadian. 

Kasi Penyelamatan DPKP Tanjungpinang, Derry Ambari, menyampaikan luas lahan yang terbakar kurang lebih 1,5 hektare. 

"Kami mengerahkan dua mobil pemadam kebakaran ke lokasi untuk menjinakan api," kata Derry.

Dalam proses pemadaman, petugas mengutamakan memadamkan api di area dekat perumahan terlebih dahulu. 

"Dugaan sementara api muncul dari pembakaran sampah yang dilakukan warga sekitar," akunya. 

Tidak ada rumah yang yang menjadi korban 

Dia menyampaikan pihaknya alami kesulitan saat memadamkan api sebab pasokan air terbatas.

"Saat ini kami hanya andalkan sumber air dari PDAM Tirta Kepri," bebernya.

Dia menyampaikan sejak Januari hingga Maret 2026 sudah 95 kejadian kebakaran di Tanjungpinang. 

Khusus hari ini ada empat titik lokasi kebakaran hutan dan lahan kosong di Tanjungpinang. 

Dia menghimbau kepada masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan. 

"Situasi saat ini sedang rawan terjadi kebakaran. Harap masyarakat memperhatikan hal ini," pesannya. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.