Setengah ASN Kota Pangkalpinang WFH hingga 27 Maret, Layanan Publik Dipastikan Tetap Optimal
Hendra March 25, 2026 03:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang memastikan pelaksanaan Flexible Working Arrangement (FWA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) masih terus berlangsung hingga Jumat (27/3/2026), sebelum aktivitas kedinasan kembali normal pada Senin, 30 Maret 2026.

Kebijakan ini menjadi bagian dari penyesuaian kerja selama periode libur nasional dan cuti bersama Idulfitri 1447 Hijriah, dengan fokus utama menjaga keberlangsungan pelayanan publik.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Pangkalpinang, Fahrizal, mengungkapkan bahwa saat ini skema kerja ASN dibagi secara proporsional antara bekerja dari rumah (work from home/WFH) dan bekerja dari kantor (work from office/WFO).

"Komposisinya kita atur 50:50. Jadi separuh WFH, separuh lagi WFO, dan dilakukan secara bergantian. Ini untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan seperti biasa," ujar Fahrizal kepada Bangkapos.com, Rabu (25/3/2026).

Menurutnya, pengaturan tersebut diserahkan kepada masing-masing pimpinan perangkat daerah, dengan mempertimbangkan jenis layanan dan kebutuhan di lapangan, khususnya instansi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

"OPD harus cermat mengatur. Tidak semua bisa WFH, terutama layanan yang sifatnya langsung. Tapi dengan sistem bergantian, semuanya tetap bisa berjalan," jelasnya.

Fahrizal menegaskan bahwa meskipun sebagian ASN bekerja dari rumah selama periode FWA, tanggung jawab dan disiplin kerja tetap menjadi prioritas utama.

"Walaupun sedang WFH, pelayanan optimal kepada masyarakat tetap harus dijalankan. Tugas-tugas kedinasan tidak boleh terabaikan," tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa seluruh ASN tetap wajib menjalankan kewajiban administrasi, termasuk presensi dan pelaporan kinerja harian melalui sistem yang telah ditetapkan.

Dengan pola kerja fleksibel ini, Pemkot Pangkalpinang berharap tidak terjadi gangguan pelayanan selama masa transisi libur Lebaran, sekaligus memberikan ruang bagi ASN untuk menyesuaikan aktivitas di tengah momentum hari raya.

"Intinya pelayanan publik tetap prioritas. Setelah 27 Maret, kita siapkan kembali ke ritme normal mulai 30 Maret," tuturnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.