TRIBUNNEWSMAKER.COM, SUKOHARJO - Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, menyampaikan berbagai indikator pembangunan Kabupaten Sukoharjo pada Tahun 2025 menunjukkan peningkatan signifikan.
Hal tersebut disampaikan dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sukoharjo dengan agenda penyampaian Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Akhir Tahun Anggaran 2025 serta penetapan panitia khusus (pansus), Rabu (25/3/2026).
Dalam pemaparannya, Etik Suryani menyebut penyelenggaraan pemerintahan daerah sepanjang tahun 2025 berjalan dengan baik.
Stabilitas sosial dan politik daerah tetap terjaga, koordinasi antar perangkat daerah semakin solid, serta sinergi antara pihak eksekutif dan legislatif terus diperkuat.
“Penyelenggaraan pemerintahan daerah tahun 2025 berjalan dengan baik. Stabilitas sosial dan politik tetap terjaga, koordinasi antar perangkat daerah semakin solid, serta sinergi eksekutif dan legislatif terus diperkuat,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).
Ia menjelaskan, sejumlah indikator makro pembangunan menunjukkan tren positif. Salah satunya adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang terus mengalami peningkatan dalam tiga tahun terakhir.
Pada tahun 2025, IPM Kabupaten Sukoharjo tercatat sebesar 79,90, meningkat dibanding Tahun 2024 sebesar 79,30 dan Tahun 2023 sebesar 78,65.
Selain itu, angka kemiskinan di Kabupaten Sukoharjo juga menunjukkan penurunan.
Pada tahun 2023, angka kemiskinan berada di angka 7,58 persen, kemudian turun menjadi 7,47 persen pada Tahun 2024, dan kembali menurun menjadi 6,83 persen di Tahun 2025.
Namun demikian, Etik Suryani mengakui masih terdapat tantangan yang perlu menjadi perhatian, salah satunya adalah meningkatnya Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT).
Pada tahun 2025, TPT tercatat sebesar 4,32 persen, naik dibandingkan Tahun 2024 yang sebesar 3,65 persen.
“Penurunan angka kemiskinan belum sepenuhnya diikuti dengan penurunan tingkat pengangguran terbuka. Ini menjadi perhatian bersama ke depan,” jelasnya.
Dengan capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo optimistis dapat terus mendorong pembangunan yang berkelanjutan menuju visi “Sukoharjo Spektakuler”, meskipun tetap perlu upaya serius dalam menekan angka pengangguran di masa mendatang. (TribunSolo.com, Anang Ma'ruf)