Aroma Ikan Asap Tuban Menggoda Pemudik, Jadi Buruan di Jalur Pantura 
Wiwit Purwanto March 25, 2026 04:04 PM

 

SURYA.CO.ID TUBAN -  Ikan asap khas Kota Tuban masih menjadi primadona bagi para pemudik yang melintas di jalur Pantura Tuban, terutama saat momen libur panjang dan Lebaran, Rabu (25/3/2026).

Bagi para pemudik yang melintasi jalur Pantura Tuban, deretan pedagang ikan asap mudah ditemui, khususnya di sepanjang Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban. 

Ikan Asap Segar Tangkapan Nelayan Tuban

Para pedagang tampak berjejer menawarkan berbagai jenis ikan asap hasil tangkapan nelayan setempat.

Beragam jenis ikan yang telah di asapi terlihat dijajakan kepada para pemudik yang melintas. 

Asap pemanggangan ikan menjadi aroma khas ketika melintasi area tersebut. Hal ini pula  yang acapkali menggoda pengendara agar berhenti sejenak untuk sekedar bertanya atau membeli oleh-oleh khas Tuban tersebut.

Baca juga: Inovasi Roti Isi Salak jadi Oleh-oleh Menarik Khas Jombang di Masa Lebaran

Salah satu pedagang, Umu Nur Habiba (45), terlihat sibuk menyiapkan ikan segar untuk diasap bersama suaminya. 

Dengan terampil, ia membersihkan ikan dan menusuknya dengan tusuk bambu. Setelah ikan siap, suaminya dengan terampil akan memasukkannya ke tempat pengasapan. 

Sesekali, Umu juga terlihat memanggil pengendara yang melintas untuk menawarkan dagangannya.

Di momen libur lebaran ini, ia menjual berbagai jenis ikan seperti tongkol, bengkol, kuningan, dan perkutut. 

Harga yang ditawarkan pun cukup bervariasi, mulai dari Rp10 ribu hingga Rp30 ribu, tergantung jenis ikan.

Baca juga: Cara Bikin Permen Tape Khas Wonosalam Jombang Tembus Pasar Oleh-oleh

“Harga tergantung jenis ikan, mulai Rp10 ribu sampai Rp30 ribu,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, ikan tongkol menjadi jenis yang paling banyak diminati para pemudik. 

Bahkan dalam sehari, ia bisa menghabiskan hingga 30 kilogram ikan tongkol segar.

“Ikan tongkol paling banyak dicari, sehari bisa habis 30 kilogram,” imbuhnya .

Namun, Umu mengaku tidak setiap hari berjualan. Ia biasanya berjualan saat momen tertentu seperti libur panjang, hari besar, dan Lebaran. 

Pembelinya pun datang dari berbagai daerah, mulai dari Tuban, Bojonegoro, hingga Mojokerto.

Sementara itu, Oktavian (30), warga asal Bojonegoro, mengaku sering membeli ikan asap di kawasan tersebut saat melintas di jalur Pantura Tuban.

“Sering saya beli di sini. Kalau lewat pasti mampir,” ujarnya.

Ia menambahkan, kali ini ia membeli ikan tongkol asap untuk nantinya digunakan untuk oleh-oleh keluarga di rumah.

“Ini untuk oleh-oleh keluarga dirumah,” pungkasnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.