Penampakan Kondisi Jalan Roda hingga Jalan Pedati Kota Bogor Usai Para PKL Ditertibkan Pemkot
khairunnisa March 25, 2026 04:07 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Para pedagang kaki lima ( PKL) sayur mayur di beberapa ruas jalan di sekitar Gedung Pasar Bogor dan Plaza Bogor, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor kembali ditertibkan, Rabu (25/3/2026).

Area yang ditertibkan ini antara lain Jalan Roda, Jalan Bata, Jalan Pedati dan Jalan Lawang Saketeng. 

Diketahui, sejak sebelum Ramadan 2026, para PKL sudah diminta mengosongkan lapaknya di dan diminta pindah ke pasar yang sudah tersedia.

Di saat yang bersamaan, memang ada rencana pembongkaran gedung Pasar Bogor dan Plaza Bogor untuk direvitalisasi di kawasan itu.

Karena memasuki Ramadan, para PKL sempat dibiarkan berjualan dengan kesepakatan sampai Lebaran 2026.

Hingga akhirnya setelah Lebaran 2026, para PKL itu ditertibkan pada Rabu (25/3/2026).

Pantauan TribunnewsBogor.com, Jalan Roda di kolong gedung Pasar Bogor yang biasanya padat oleh PKL sayur mayur kini sepi dari dari lapak pedagang.

Bahu jalan yang biasanya dipenuhi aktivitas juas beli, kini hanya menjadi lahan parkir.

Namun masih ada pedagang yang berjualan di kawasan ini berupa pedagang yang menggunakan ruko tak jauh dari gedung pasar.

Kemudian di Jalan Bata samping gedung Plaza Bogor juga sudah sepi dari para PKL.

Hanya tersisa sampah-sampah yang berserakan di kawasan jalan ini.

Para Pedagang kaki lima (PKL) sayur mayur di sekitar gedung Pasar Bogor dan Plaza Bogor kini sudah benar-benar ditertibkan Pemerintah Kota Bogor, Rabu (25/3/2026).
Para Pedagang kaki lima (PKL) sayur mayur di sekitar gedung Pasar Bogor dan Plaza Bogor kini sudah benar-benar ditertibkan Pemerintah Kota Bogor, Rabu (25/3/2026). (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Kemudian di Jalan Pedati dan Jalan Lawang Saketeng, masih ramai aktivitas jual beli namun melibatkan pedagang yang menggunakan ruko.

Para pedagang sayur mayur yang menggelar lapak di area pedestrian di kawasan ini kini juga sudah mulai sepi.

Terpantau di Jalan Pedati ini ada dua truk Damkar dan satu truk DLH terparkir.

Petugas DLH bertugas mengangkut sampah-sampah bekas lapak PKL yang berserakan, seperti sampah sayur mayur, kantong plastik hingga kayu-kayu.

Baca juga: Emosi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Saat Sidak PKL di Dekat Pasar Bogor: Capek Beberesih Teh !

Kemudian petugas Damkar melakukan pembersihan area pedestrian bekas lapak PKL dengan cara disemprot.

Secara umum pembersihan area jalan bekas lapak PKL ini belum menyeluruh, masih ada ruas jalan yang belum dibersihkan.

Rencananya pembersihkan ini juga dilakukan sampai Kamis (26/3/2026) besok.

"Sekarang masih ada yang diangkut, besok lagi, karena besok ada kegiatan juga," kata Sekdis Damkar Kota Bogor Theofilo Petrocinio Freitas kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (25/3/2026).

PKL DI BOGOR: Wali Kota Bogor Dedie Rachim dan Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin emosi saat melakukan sidak penertiban para pedagang kaki lima (PKL) di jalanan sekitar gedung Pasar Bogor dan Plaza Bogor, Rabu (25/3/2026).
PKL DI BOGOR: Wali Kota Bogor Dedie Rachim dan Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin emosi saat melakukan sidak penertiban para pedagang kaki lima (PKL) di jalanan sekitar gedung Pasar Bogor dan Plaza Bogor, Rabu (25/3/2026). (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Theo menjelaskan bahwa sidak dilakukan oleh Wali Kota Bogor Dedie Rachim sambil penertiban dilakukan oleh Satpol PP.

Kemudian diikuti pembersihan oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Damkar Kota Bogor.

"Pak Wali sidak sambil penertiban oleh Satpol PP, kemudian PD Pasar," kata Theo.

"DLH beres-beres, kita semprot," sambung Sekdis Damkar Kota Bogor ini.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.