TRIBUNMANADO.CO.ID, Kotamobagu - Terminal Bonawang Kotamobagu menjadi salah satu akses masuk bagi warga dari berbagai daerah.
Sayangnya, terminal yang terletak Kelurahan Mongkonai Barat, Kecamatan Kotamobagu Barat itu penuh dengan jalan rusak.
Jarak antara Terminal Bonawang dengan Kantor Wali Kota Kotamobagu kurang lebih 4 kilometer dan dapat ditempuh sekira 8 menit dengan menggunakan kendaraan bermotor.
Keluhan pun datang dari pengguna terminal Bonawang Kotamobagu.
Paisal salah seorang warga mengaku jalan rusak di terminal Bonawang sudah sangat lama tak tersentuh perbaikan.
"Ini sudah bertahun-tahun dan tidak pernah diperbaiki," tuturnya, Rabu 25 Maret 2026 di Kotamobagu.
Ia mengaku sebagian besar aspal jalan yang ada di terminal Bonawang tersisa batu.
"Aspalnya sudah tak ada, sekarang tersisa batu semua," ujarnya.
Kondisi tersebut sudah sangat parah, dan butuh campur tangan pemerintah.
"Kasihan warga yang pakai jasa terminal ini, jalannya rusak dan penuh batu," ucapnya.
Hal senada dikatakan Hadi Radiman warga Dumoga.
Menurutnya, sudah ada penarikan biaya masuk di terminal Bonawang.
Tapi fasilitasnya malah rusak dan tak kunjung diperbaiki.
"Jalannya sangat buruk. Belum lagi fasilitas toilet yang kotor," ucapnya.
Dirinya berharap instansi terkait bisa segera melakukan perbaikan.
"Terminal kan pintu masuk bagi pengunjung. Sayang kalau jalannya rusak seperti ini," tegasnya.
"Kami harap instansi terkait tak tutup mata terkait hal ini," tandas dirinya.
(TribunManado.co.id/Nie)