Kecewa Peringkat Harimau Malaya Anjlok di Ranking FIFA, Menpora Malaysia Serukan Reformasi
Dwi Aryo Prihadi March 25, 2026 05:33 PM

FAM.ORG.MY
Para pemain Timnas Malaysia saat menghadapi tuan rumah Laos di Kualifikasi Piala Asia 2027.

SUPERBALL.ID - Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Dr Taufiq Johari, mendesak Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) untuk melakukan reformasi secara menyeluruh.

Seruan tersebut muncul menyusul penurunan peringkat secara drastis yang dialami oleh Timnas Malaysia di ranking FIFA.

Skuad Harimau Malaya harus rela turun 14 tingkat ke peringkat 135 dunia, posisi terendah mereka sejak 2006 silam.

Anjloknya peringkat Malaysia tidak lepas dari hukuman yang diberikan AFC menyusul kasus pemalsuan dokumen.

AFC membatalkan dua kemenangan Malaysia atas Nepal (2-0) dan Vietnam (4-0) di Grup F Kualifikasi Piala Asia 2027.

Tim Negeri Jiran dinyatakan kalah 0-3 dalam dua laga tersebut karena menurunkan pemain yang tidak memenuhi syarat.

Hukuman serupa sebelumnya juga diterima Malaysia dari FIFA dalam tiga pertandingan persahabatan pada tahun lalu.

Penurunan peringkat Malaysia memicu kekecewaan di kalangan penggemar dan tokoh olahraga, termasuk Taufiq Johari.

"Saya juga merasakan kekecewaan rakyat Malaysia, terutama para penggemar sepak bola lokal yang telah mengikuti perkembangan kontroversi yang melibatkan tim nasional selama beberapa bulan terakhir," kata Taufiq.

Oleh karena itu, Taufiq mendesak FAM untuk mengambil langkah-langkah yang tepat dan melakukan reformasi menyusul penurunan peringkat ini.

Ia mengatakan penurunan peringkat ini harus dijadikan pelajaran untuk memperkuat ekosistem sepak bola Malaysia.

Taufiq juga menekankan bahwa pengembangan sepak bola, khususnya di tingkat akar rumput, harus terus berlanjut.

Di samping itu, ia mendesak masyarakat Malaysia untuk terus mendukung olahraga ini meski sedang mengalami kemunduran.

"Oleh karena itu, semua pihak perlu belajar dari situasi ini dan langkah-langkah yang tepat harus diambil untuk memastikan hal yang sama tidak terjadi lagi di masa mendatang."

"Pengembangan sepak bola, terutama di tingkat akar rumput, harus terus berlanjut dan saya mendesak seluruh warga Malaysia untuk terus mendukung olahraga ini," katanya.

Taufiq mengatakan bahwa Kementerian Pemuda dan Olahraga Malaysia tidak akan ikut campur dalam administrasi FAM.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan terus memprioritaskan upaya untuk memperkuat dan mengembangkan sepak bola lokal.

Khususnya melalui Program Pengembangan Sepak Bola Nasional (NFDP) dengan FAM sebagai mitra strategis.

"NFDP akan terus diperkuat sebagai mitra strategis FAM dalam menghasilkan lebih banyak pemain berkualitas untuk tim nasional."

"Kami juga akan mengadakan sesi dialog rutin dengan FAM untuk mendapatkan masukan tentang strategi yang dirumuskan untuk mencegah penurunan peringkat lebih lanjut, terutama setelah perubahan pada sistem peringkat FIFA yang sekarang diperbarui secara langsung," katanya.

Taufiq juga menyerukan kepada semua pihak untuk memberi ruang kepada FAM, dengan bantuan dari AFC, untuk mengidentifikasi dan menerapkan reformasi internal, termasuk mengadakan kongres untuk memilih kepemimpinan baru.

"Kami akan terus memantau kepatuhan FAM terhadap konstitusi organisasi dan Undang-Undang Pengembangan Olahraga 1997 (UU 576) untuk memastikan bahwa tata kelola olahraga nasional tetap transparan dan tertib," kata Taufiq.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.