Selama Maret 2026, Ada 3.014 Orang Kunjungi Hutan Adat Tane Olen di Desa Setulang Kabupaten Malinau
Junisah March 25, 2026 07:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Arus kunjungan wisatawan di kawasan Hutan Adat Tane Olen di Desa Setulang Kabupaten Malinau Kalimantan Utara mencatatkan rekor tertinggi sepanjang libur lebaran Idul Fitri 1147 Hijriah.

Berdasarkan akumulasi data harian, jumlah pelancong yang mendatangi objek wisata alam tersebut telah menembus angka 3.014 orang selama 24 hari pada Maret 2026.

Lonjakan pengunjung mulai merangkak naik secara drastis sejak memasuki pekan keempat Maret yang bertepatan dengan momentum cuti bersama dan libur nasional.

Puncak kedatangan wisatawan tertinggi tercatat terjadi pada Senin, 23 Maret 2026 dengan jumlah 972 orang yang masuk ke area wisata dalam satu hari.

Baca juga: Desa Setulang dan Tane Olen Malinau Dongkrak Kunjungan Wisatawan Terbesar

Tren kepadatan pengunjung juga terlihat pada Selasa 24 Maret 2026 dengan jumlah 729 orang. Sedangkan Minggu 22 Maret 2026 hanya capai  410 orang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Malinau Kristian mengonfirmasi peningkatan pergerakan pengunjung yang sangat signifikan di wisata alam Desa  Setulang tersebut.

"Akumulasi kunjungan di Desa Setulang meningkat tajam karena bertepatan dengan momen lebaran, di mana puncaknya menembus 972 orang dalam sehari," ujar Kristian.

Angka kunjungan harian selama masa lebaran ini menunjukkan perbandingan kontras jika melihat data pertengahan bulan yang sempat mencatatkan nihil kunjungan pada 18 dan 19 Maret.

Pemerintah daerah memprediksi arus kedatangan warga ke destinasi unggulan ini masih akan terus mengalir hingga berakhirnya masa libur sekolah pada akhir pekan mendatang.

Pengunjung di Desa Wisata Setulang 02 25032026.jpg
TANE OLEN - Suasana keramaian pengunjung di kawasan hutan adat Desa Wisata Setulang, Kabupaten Malinau. Lonjakan angka kunjungan wisatawan ke Tane Olen mencapai rekor tertinggi selama periode libur Idul Fitri 1447 Hijriah.

"Kami tetap mengimbau pengelola untuk menjaga kapasitas daya dukung lingkungan di area Tane Olen agar kenyamanan pengunjung tetap terjaga," kata Kristian.

Peningkatan aktivitas di lokasi wisata kini dibarengi dengan pengawasan ketat oleh pengelola desa guna memastikan keamanan pengunjung di tengah padatnya arus masuk kendaraan.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.