Kondisi Terkini Pria Dibakar Mantan Kekasih di Kota Bengkulu Dalam Kos, Alami Luka Bakar 36 Persen
Hendrik Budiman March 25, 2026 06:39 PM

 

 Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU – Kondisi pria korban pembakaran oleh kekasihnya di Kota Bengkulu masih memprihatinkan.

Korban diketahui mengalami luka bakar hingga 36 persen dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Diketahui, seorang pria menjadi korban penyiraman bahan bakar minyak (BBM) sebelum akhirnya dibakar oleh mantan kekasihnya di kamar kos, pada Rabu (25/3/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Aksi nekat itu diduga dipicu rasa sakit hati pelaku usai hubungan asmara mereka kandas.

Seorang instruktur gym, Ahmad Nugroho (29), mengalami luka bakar serius setelah diduga disiram bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite lalu dibakar oleh mantan pacarnya sendiri yang tidak terima hubungan asmara mereka berakhir.

Baca juga: Akhir Pelarian Begal di Jalur Curup-Lubuklinggau Diringkus di Hotel Bengkulu, Kaki Kiri Didor Polisi

Peristiwa pembakaran di dalam kos tersebut terjadi di Kosan Pak Bambang, Jalan Hibrida 15, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu.

Pantauan di lokasi kejadian, suasana kos terlihat masih mencekam.

Bekas hangus di area kamar korban tampak jelas, sementara bagian pintu terlihat menghitam akibat kobaran api. 

Warga sekitar juga masih membicarakan peristiwa yang menggemparkan lingkungan tersebut.

Korban Alami Luka Bakar 36 Persen

Akibat kejadian tersebut, Ahmad Nugroho mengalami luka bakar cukup parah di sekujur tubuhnya, diperkirakan mencapai sekitar 36 persen.

Meski mengalami luka serius, korban masih dalam kondisi sadar saat dievakuasi.

Kondisi ini diduga karena korban cepat mengambil tindakan dengan berendam di air.

Peristiwa pembakaran oleh mantan pacar di dalam kos ini kemudian dilaporkan korban ke Polresta Bengkulu untuk dibuatkan laporan resmi.

Kabarnya saat ini terduga pelaku sudah diamankan oleh pihak kepolisian Polresta Bengkulu, untuk dilakukan pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Berawal dari Hubungan Asmara yang Berakhir

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pelaku berinisial SG (23), warga asal Lampung Selatan, Provinsi Lampung, merupakan mantan kekasih korban. Hubungan keduanya diketahui telah berakhir, namun pelaku diduga tidak terima dan menyimpan rasa sakit hati.

Sebelum kejadian, pelaku sempat menghubungi korban melalui pesan WhatsApp dan mengancam akan membalas rasa sakit yang ia rasakan akibat putusnya hubungan tersebut.

Ancaman itu akhirnya menjadi kenyataan ketika pelaku mendatangi kos korban pada dini hari dengan alasan ingin mengambil telepon genggam miliknya yang tertinggal.

Namun korban mengatakan bahwa handphone tersebut berada di tempat kerjanya, yakni Gym Tegar.

Tidak berhasil mendapatkan ponsel, pelaku kemudian meminta jaket miliknya yang berada di kamar kos korban.

Tanpa menaruh curiga, Ahmad masuk ke dalam kamar untuk mengambilkan jaket tersebut.

Saat korban sedang mengambil jaket, pelaku diduga langsung menyiramkan BBM jenis pertalite ke tubuh korban.

Tak lama kemudian, pelaku menyalakan korek api dan berusaha membakar korban. Api dengan cepat menyambar tubuh Ahmad dan menyebabkan kebakaran di dalam kamar kos.

Korban Selamatkan Diri ke Kamar Mandi

Dalam kondisi tubuh terbakar, korban berusaha menyelamatkan diri dengan berlari menuju kamar mandi.

Ia kemudian berendam di bak air untuk memadamkan api yang melahap tubuhnya.

Upaya tersebut berhasil menghentikan kobaran api dan menyelamatkan nyawanya.

Sementara itu, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi setelah melakukan aksi pembakaran tersebut.

Penghuni Kos Panik Padamkan Api

Salah satu teman korban, Perintis, mengatakan para penghuni kos langsung panik begitu mengetahui adanya kebakaran.

Mereka berupaya memadamkan api agar tidak merambat ke kamar lain.

Beberapa penghuni kos juga memberikan pertolongan awal kepada korban sebelum mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

“Kami fokus memadamkan api dan menolong korban. Takut api menyebar ke pintu kos lainnya,” ujarnya.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.