TRIBUNNEWS.COM, LEBAK - Aksi pamer sopir satu unit truk trailer Mitsubishi Fuso di Pantai Bagedur desa Sukamanah, Kecamatan Malingping, Lebak, Banten, berujung petaka.
Sopir truk tersebut gegabah dan memarkirkan truk trailer tersebut di pantai. Aksi ceroboh tersebut akhirnya menyebabkan truk tersebut terendam air pasang.
Sopir tersebut sempat memamerkan mobil yang ia bawa di pesisir pantai dengan menghidupkan lampu pada bagian depan.
Relawan BPBD Kecamatan Malimping, Mumu Mahpudin mengatakan, bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 05.00 WIB pagi.
"Iya benar, itu pagi hari Minggu jam 05.00 WIB," katanya saat ditemui di pantai Bagedur, Selasa (24/3/2026).
Mumu mengungkapkan, sebelum masuk ke area pantai, pengendara mobil trailer itu sempat diberikan himbauan oleh petugas yang berjaga, agar tidak memarkirkan mobilnya di pinggir pantai.
Sebab, air laut akan terjadi pasangan pada pagi hari.
"Kata pengelola tuh, ketika masuk jangan parkir dipinggir pantai. Jadi sudah diperingatkan, karena air laut akan pasangan," bebernya.
Menurut Mumu, mobil tersebut ditinggal oleh sopir bersama teman-teman ngopi.
"Jadi ketika mau dipindahin, mobilnya selip dan ban nya itu malah makin dalem. Terus ditarik sama dump truk, tapi gak kuat," ujarnya.
Baca juga: Tabrak Truk Damkar di Bandara New York, Moncong Pesawat Air Canada Ringsek
Mumu melanjutkan, mobil trailer itu dapat diangkat setelah ditarik menggunakan alat berat beko pada pukul 16.30 WIB sore.
"Itu bisa diangkat, setelah dibantu alat berat jam 16.30 WIB sore. Seharian baru bisa dievakuasi," katanya.
"Sekarang juga mobilnya masih dibengkel itu," tambahnya.
Mumu mengimbau kepada para pengdara roda dua maupun roda empat untuk tidak di pinggir pantai.
"Jadi kalau bisa cari tempat parkir lebih aman, jangan dipinggir pantai. Karena sudah tiga hari ini air laut pasang terus dari jam 06.00-12.00 WIB," pungkasnya.
Penulis: Misbahudin