Lolos dari Maut, Pemulung di Surabaya Tersambar dan Terseret Kereta Api 30 Meter Masih Selamat
Sarah Elnyora Rumaropen March 25, 2026 07:35 PM

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Nasib mujur masih menaungi RO (67), seorang pencari rongsokan di kawasan Jalan Kemayoran Baru, Bubutan, Surabaya, Rabu (25/3/2026) pagi.

Meski tubuhnya sempat tersambar dan terseret lokomotif Kereta Api (KA) sejauh kurang lebih 30 meter, kakek tersebut dilaporkan lolos dari maut.

Insiden tragis ini mengakibatkan korban menderita patah tulang kaki kanan dan kini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD dr Soetomo Surabaya.

Kronologi Insiden Terseret Lokomotif

Kapolsek Bubutan Polrestabes Surabaya, Kompol Sandi Putra, menceritakan tubuh korban sempat terseret sejauh sekitar 30 meter setelah tertabrak KA yang melaju dari Stasiun Pasar Turi menuju Stasiun Kalimas pada pukul 08.00 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi karena korban diduga tidak menyadari kedatangan lokomotif KA yang melaju dari arah belakangnya saat sedang sibuk mencari rongsokan sampah di pinggiran rel.

Baca juga: Warga Pendatang di Surabaya yang Tidak Punya Pekerjaan Akan Dipulangkan ke Daerah Asal

Apalagi, ungkap Sandi, korban belakangan ini diduga mengalami masalah pendengaran. 

Selain itu, area lokasi kejadian merupakan wilayah perkampungan padat, bahkan letak rel KA berada sangat dekat dengan bangunan rumah warga.

"Awal kejadian korban sedang memilah sampah botol plastik di dekat perlintasan KA, karena pendengaran korban sudah berkurang jadi tidak terdengar KA akan melintas," ujarnya saat dihubungi SURYAMALANG.COM.

Kondisi Korban dan Proses Evakuasi Medis

Akibat insiden tersebut, Sandi mengungkapkan korban mengalami luka patah tulang kaki kanan karena sempat terseret sejauh 30 meter akibat tertabrak KA.

"KA melintas korban tertabrak dan terseret sejauh kurang lebih 30 meter, mengalami luka patah pada kaki kanannya," katanya.

Baca juga: Hendrik Irawan Kena Teguran BGN, Kini Mitra MBG Minta Maaf dan Akui Salah Soal Konten Joget Rp6 Juta

Kemudian, lanjut Sandi, korban sempat memperoleh penanganan medis oleh Tim Medis PMI Kota Surabaya di lokasi kejadian, sebelum akhirnya dirujuk untuk perawatan medis lanjutan ke IGD RSUD dr Soetomo Surabaya.

"Korban ditolong oleh warga sekitar dan dievakuasi ke RS Dr. Sutomo Surabaya dengan menggunakan ambulance TGC kota Surabaya," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.