Kebakaran di Singkil Satu Manado, Api Diduga dari Dapur, Belasan Rumah Terdampak
Yeshinta Sumampouw March 25, 2026 09:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kebakaran melanda kawasan permukiman padat di Kelurahan Singkil Satu, Kecamatan Singkil, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara.

Kelurahan Singkil Satu terletak sekitar 3,2 km dari Kantor Wali Kota Manado, dengan waktu tempuh kurang lebih 10 menit melalui Jalan B.W. Lapian.

Insiden kebakaran terjadi pada Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 10.30 WITA.

14 unit rumah warga hangus terbakar.

Amatan di lokasi pada Rabu sore, puing-puing berserakan di area kebakaran.

Seng, kayu, peralatan rumah tangga, serta perabotan tampak saling bertumpuk dan menghitam.

Sejumlah korban terlihat mengais sisa harta benda yang masih bisa diselamatkan, dengan ekspresi wajah antara harap dan duka.

Sementara itu, anak-anak tampak bermain layangan di area yang sudah bersih dari puing.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

2 Bayi Nyaris Jadi Korban

Kebakaran tersebut menyisakan kisah dramatis penyelamatan dua bayi yang nyaris menjadi korban.

Kedua bayi tersebut masing-masing berusia 7 bulan dan 8 bulan.

Saat kejadian, mereka hanya terlindungi dinding tripleks.

Ani, seorang warga setempat, menceritakan momen menegangkan saat kebakaran terjadi.

Ibu dari bayi yang berusia 7 bulan itu tengah berada rumah tetangganya untuk beli ikan. 

"Begitu teriakan api api dan menyusul asap, dia langsung lari dan menyambar anaknya dari ayunan," kata dia.

Ia menambahkan, ibu dari bayi berusia 7 bulan itu sebelumnya berada di rumah tetangga untuk membeli ikan.

Meski dikenal agak lamban, sang ibu berlari cepat demi menyelamatkan anaknya.

Sementara itu, ibu dari bayi berusia 8 bulan berada di dalam rumah saat kebakaran terjadi.

"Hingga mudah baginya untuk menyelamatkan bayinya," kata dia.

Api Diduga Berasal dari Dapur

Menurut keterangan Indra, saksi mata, api diduga berasal dari dapur salah satu rumah warga.

Kondisi bangunan yang sebagian besar terbuat dari material mudah terbakar serta jarak antar rumah yang berdekatan membuat api cepat merambat.

“Satu warga yang juga jadi korban memasak dan lupa mematikan api jadi terjadi kebakaran,” tutur Indra.

Ia mengungkapkan, kobaran api dengan cepat menjalar sehingga warga panik menyelamatkan diri.

“Kami panik, api langsung besar. Syukur semua warga bisa keluar tepat waktu sehingga tak ada korban jiwa,” ujarnya.

Petugas Damkar Berhasil Memadamkan Api Dalam Waktu 2 Jam

Petugas pemadam kebakaran Kota Manado yang menerima laporan segera turun ke lokasi dengan mengerahkan beberapa unit mobil damkar.

Proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam sebelum api berhasil dikendalikan.

“Kita dapat laporan langsung turun ke lokasi sehingga api bisa dipadamkan,” ujar Raymond, Kasi Pengendalian Operasi Damkar Manado.

Ia menambahkan, hingga saat ini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Daftar Kepala Keluarga Terdampak

Kebakaran ini mengakibatkan belasan kepala keluarga (KK) terdampak dan harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. 

Para korban tinggal di balai kelurahan maupun rumah kerabat terdekat untuk sementara waktu.

Berdasarkan data kepolisian, berikut daftar keluarga terdampak:

Lingkungan 6:

  • Ismail - Ali
  • Tatori - Lope
  • Kadir - Ahmadi
  • Akuba - Ahmad
  • Ahmad - Mandi
  • Alba - Ahmad
  • Utima - Laheping (Oma Ros)
  • Utina - Kiga (Kani)
  • Tamara - Laheping (Nita)

Lingkungan 7:

  • Sako Abubakar
  • Hj Muhamad
  • Latjip Lagata dan Keluarga Suri

Polisi Imbau Warga Waspada

Kapolsek Singkil Ipda Matrial Barahama didampingi Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

“Bersyukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, semua pemilik rumah berhasil menyelamatkan diri,” tutur Matrial saat ditemui di lokasi kebakaran.

Menurutnya, api diduga berasal dari salah satu rumah warga sebelum akhirnya merembet ke bangunan lain di sekitarnya. Petugas pemadam kebakaran berjibaku selama beberapa jam untuk memadamkan api.

“Jadi ada 4 mobil damkar yang turun ke lokasi dan berhasil memadamkan api,” tuturnya.

Ia menambahkan, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan guna mencegah kejadian serupa.

“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan guna mencegah kejadian serupa,” pungkasnya.

Baca juga: 5 Fakta Kebakaran Toko Bangunan El Jaya di Kauditan Minut, Awal Mula Api Hingga Total Kerugian

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.