TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Banyak orang mengalami perut begah hingga sulit buang air besar setelah Lebaran.
Kondisi ini sering dianggap sepele, padahal cukup mengganggu aktivitas sehari-hari.
Menurut dokter di Medical Center Kompas Gramedia sekaligus Health Management Specialist Corporate HR Kompas Gramedia, masalah ini umumnya terjadi karena pola makan yang minim serat.
“Pola makannya karena memang pola makan ketika lebaran itu miskin serat,” jelas dr Santi dilansir pada kanal YouTube Sonora FM, Rabu (25/3/2026).
Selama Lebaran, menu yang dikonsumsi cenderung didominasi oleh makanan bersantan, daging, dan kue-kue manis.
Sementara itu, konsumsi sayur dan buah justru sering terabaikan.
Padahal, serat dari sayur dan buah sangat penting untuk menjaga kesehatan pencernaan.
Kurangnya serat membuat sistem pencernaan bekerja lebih lambat, sehingga memicu sembelit.
Untuk mengatasinya, dr Santi menyarankan cara sederhana yang bisa dilakukan siapa saja.
Salah satunya adalah dengan membawa buah saat berkunjung ke rumah keluarga atau kerabat.
“Makanya itu tadi salah satu tipsnya adalah kita membawa buah, terus kita mengajak mereka makan buah bersama dengan kita,” ujarnya.
Cara ini tidak hanya membantu menjaga asupan serat, tetapi juga bisa menjadi kebiasaan baru yang lebih sehat saat Lebaran.
Selain buah, sayuran yang tersedia di meja makan juga sebaiknya dikonsumsi, bukan sekadar pelengkap.
Baca juga: 3 Cara Mengatasi Sembelit Akibat Kebanyakan Makan Daging Merah, Asupan Air Putih Harus Cukup
Menu seperti sayur nangka, labu, atau kacang panjang bisa membantu menyeimbangkan makanan tinggi lemak dan santan.
Lebaran memang identik dengan makanan lezat, tetapi menjaga keseimbangan tetap penting.
Dengan memastikan asupan serat cukup, momen kebersamaan bisa dinikmati tanpa gangguan pencernaan yang tidak nyaman.
Pada akhirnya, kesehatan sederhana seperti lancarnya pencernaan justru menjadi kunci agar Lebaran terasa lebih menyenangkan.