Laporan Adim Mubaroq
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Kecelakaan di jalur Panjalu–Cikijing, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka tidak hanya ditangani secara prosedural, tetapi juga diusut dengan pendekatan ilmiah berbasis teknologi.
Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat turun langsung ke lokasi kejadian di Blok Maniis Tonggoh, Desa Maniis untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara menyeluruh.
Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi mengatakan, metode TAA digunakan untuk memastikan penyebab kecelakaan tidak hanya berdasarkan dugaan, melainkan hasil analisis yang terukur.
“Pelibatan Tim TAA ini untuk mengungkap secara ilmiah penyebab pasti kecelakaan melalui metode analisis teknologi tinggi,” katanya, Rabu (25/3/2026).
Menurut Rita, hasil analisis ini tidak hanya untuk mengungkap penyebab kecelakaan, tetapi juga menjadi dasar evaluasi guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
“Ini akan menjadi bahan pertimbangan utama dalam menentukan langkah perbaikan keamanan jalur tersebut,” ujarnya.
Dalam prosesnya, tim melakukan serangkaian tahapan teknis, mulai dari observasi kondisi jalan, pengukuran titik-titik krusial, hingga penandaan lokasi yang diduga menjadi titik awal kecelakaan.
Yang membedakan, tim juga menggunakan teknologi pemindaian digital (scanning) untuk merekonstruksi kejadian secara detail.
Melalui metode ini, posisi kendaraan, arah pergerakan, hingga kemungkinan penyebab kecelakaan dapat dianalisis secara lebih akurat.
Selain faktor kendaraan, tim turut mengkaji kondisi jalan yang selama ini dikenal sebagai jalur ekstrem. Pemeriksaan dilakukan sepanjang sekitar 170 meter, mencakup kontur turunan tajam, tikungan, serta kelengkapan rambu dan fasilitas pengaman.
Sejumlah pihak turut terlibat dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kasub Satgas TAA Polda Jabar Kompol Purwadi, AKP Budi beserta tim ahli, Kasat Lantas Polres Majalengka AKP Pandu Renata Surya, Kadishub Dudung Jaja Suharja, Camat Cingambul Nono Heryano, Kapolsek Cingambul AKP Zenal Abidin, unsur TNI, serta Jasa Raharja.
Sebagai informasi, jalur Panjalu–Cikijing atau yang dikenal sebagai jalur Jahim merupakan salah satu jalur alternatif yang kerap dilalui pengendara dari arah Ciamis dan Tasikmalaya menuju Majalengka.
Namun, karakteristik jalan yang menurun panjang, tikungan tajam, serta kondisi cuaca seperti kabut tebal membuat jalur ini berisiko tinggi, terutama bagi pengendara yang belum familiar dengan medan.
Karena itu, polisi mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintas, tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah, serta selalu memastikan kendaraan dalam kondisi prima.
Baca juga: Meski Tangan Cedera, Kapolres Majalengka Cek Jalur Jahim Cingambul Cegah Kecelakaan Tak Terjadi Lagi