Lagu Legendaris Parcuma Versi Mitha Talahatu feat Fresly Nikijuluw Dirilis 2026, Makna Lirik 
Desi Triana Aswan March 25, 2026 11:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Berikut ini lagu legendaris Parcuma yang dirilis kembali pada tahun 2026 dengan versi yang lebih segar di telinga pendengar. 

Lagu yang sangat populer pada masanya ini, dinyanyikan penyanyi Timur, Mitha Talahatu yang berkolaborasi dengan Fresly Nikijuluw. 

Tepatnya pada Rabu (25/3/2026), lagu ini langsung merilis versi music video atau MV Parcuma. 

Suara Fresly dan Mitha menyatu dalam lagu yang menceritakan tentang kisah cinta yang terhalang jarak. 

Lagu ini diciptakan Arie Sapulete, seorang musisi dan pencipta lagu populer "Poco-poco" yang meledak di industri musik Indonesia. 

Ia dikenal sebagai sosok bertalenta dari Ternate. 

Baca juga: Lagu Joget Asmara Cinta Remix Boombastic Sound, Lirik Eh Tunggu Tunggu, Viral Jadi Backsoun TikTok 

Lagu Parcuma ini pernah dirilis era 1990-an. 

Kerap jadi lagu yang selalu diputar di perjalanan kapal laut. 

Bahkan di Sulawesi Tenggara. Saat menaiki kapal-kapal yang menyeberangi pulau di Sultra, lagu dari Timur ini selalu menemani. 

Lagu ini dipopulerkan oleh Nanaku Group dan menjadi legendaris di Maluku, sempat kembali viral pada tahun 2022 setelah dinyanyikan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, menurut Satu Maluku. 

Kini lagu legendaris itu dirilis dalam versi yang lebih terbaru. 

Makna Lagu

Lagu ini menceritakan tentang kisah cinta dua insan yang terpisah jarak dan waktu. 

Keinginan tetap bersama sangat kuat. 

Namun tantangan sangat besar untuk bersama. 

Simak lirik lagu Parcuma berikut ini: 

Lirik Lagu Parcuma - Mitha Talahatu feat Fresly Nikijuluw

Fresly: 

Angin bawa kabar kasana
(Angin bawa (bawalah) Kabar Kesana)

Bawa beta pung pasan par dia disana
(Bawalah Aku Punya Pesan untuk dia disana)

Biar katong tapisah jauh, ale ada di hati
(Walaupun Aku terpisah jauh, kamu tetap ada di hati)

Mitha: 

Tunggu ale lama di sini
(Menunggumu kelamaan di sini)

Rindu setengah mati
(Rindu setengah mati)

Nyong mana ale pung janji
(Sayang mana kamu punya janji)

Beta sabar menanti
(Aku sabar menanti)

Sio, ale nyong sampai hati
(Sio, kamu sayang sampai hati (tega banget)

Biar ale tapisah jauh
(Walaupun kamu terpisah jauh)

Beta pegang se pung janji
(Aku pegang kamu punya janji)

Bridge, Mitha - Fresly

Tagantong lama
(Menggantung lama)

Katong pung cinta
(Kita punya cinta)

Tagal mo tunggu beta
(Gara-gara mau menungguku/saya)

Cari hidop dirantau
(Mencari hidup dirantau)

Ternyata beta susah di sini
(Ternyata Aku menderita di sini)

Reff: 

Kalo ada yang mo maso minta
(Kalau ada yang mau meminang/masuk minta)

Nona tarima saja
(Sayang terima saja)

Jang ale pikir beta lai
(Jangan kamu pikirkan saya lagi)

Perkara cinta beta cinta
(Perkara cinta aku cinta banget)

Mo sayang paling sayang
(Maupun sayang paling sayang)

Mar sio, mo biking apa
(Tetapi sio, mau harus berbuat apa lagi)

Parcuma beta susah dirantau
(Percuma Aku menderita dirantau)

(*)

(TribunnewsSultra.com/Desi Triana)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.