TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sistem one way atau satu arah arus balik Lebaran tahun 2026 di Tol Trans Jawa resmi diakhiri pada Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 17.50 WIB. Namun arus kendaraan yang hendak kembali ke Jakarta masih padat.
Tiga jam setelah one way selesai atau sekitar pukul 20.00 WIB terjadi kemacetan parah di KM 244 Tanjung, Brebes, Jawa Tengah.
Salah seorang pemudik bernama Wawan menceritakan bahwa dirinya berangkat dari Boyolali, Jawa Tengah pada pukul 16.00 WIB. Ia dan keluarga hendak kembali rumah di Ciputat, Tangerang Selatan.
Namun, kata dia sekitar pukul 00.30 WIB mobil yang dikendarainya masih terjebak macet di Brebes, Jawa Tengah.
"8 jam perjalanan baru sampai Brebes. Meriah sekali hari ini tapi tidak ada kebijakan One Way," ujarnya kepada Tribun.
Pemudik lainnya bernama Andra juga mengalami hal serupa. Andra yang hendak kembali ke Bandung harus menempuh waktu 10 jam dari Semarang ke Bandung.
"Biasanya cuma 5 atau enam jam," ujar Andra.
Baca juga: Puncak Arus Balik Usai, Polri Ubah Skema One Way Nasional Jadi Parsial dari GT Kalikangkung
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) bersama kepolisian melakukan penyesuaian rekayasa lalu lintas pada sejumlah ruas tol Trans Jawa.
Penyesuaian itu dilakukan seiring dengan kondisi arus kendaraan yang mulai berangsur terkendali pada periode arus balik Lebaran 2026.
Vice President Corporate Secretary and Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, mengatakan, atas diskresi Kepolisian, rekayasa lalu lintas yang sebelumnya diberlakukan secara bertahap telah dihentikan.
"Rekayasa lalu lintas one way lokal dari KM 425+800 Ruas Jalan Tol Semarang Seksi A,B,C hingga KM 414 Gerbang Tol (GT) Kalikangkung Ruas Jalan Tol Batang–Semarang dihentikan pada pukul 15.20 WIB," kata Ria dalam keterangannya, Rabu (25/3/2026).
"Selanjutnya, rekayasa lalu lintas one way sepenggal dari KM 263 Jalan Tol Pejagan-Pemalang hingga KM 70 GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek juga dihentikan pada pukul 18.02 WIB," sambungnya.
Ria menjelaskan, dengan dihentikannya rekayasa lalu lintas tersebut, kondisi lalu lintas di ruas tol Trans Jawa saat ini terpantau kembali normal dan dapat dilalui kendaraan di kedua arah.
JTT bersama Kepolisian akan terus melakukan pemantauan kondisi lalu lintas secara intensif guna memastikan perjalanan pengguna jalan tetap aman dan lancar.
Baca juga: Arus Balik Lebaran Melonjak, Tol Semarang Seksi A Hingga Gerbang Tol Kalikangkung Diterapkan One Way
"Sementara itu, untuk rekayasa lalu lintas contraflow di KM 47 hingga KM 70 arah Jakarta Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang sebelumnya diberlakukan contraflow, saat ini telah dilakukan normalisasi,” jelasnya.
Ria mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol Trans Jawa untuk tetap mengutamakan keselamatan dalam berkendara dengan memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima.
Kemudian, ia juga meminta pengendara dapat menjaga jarak aman, serta memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum melakukan perjalanan.
"Pengguna jalan juga diharapkan mengikuti arahan petugas di lapangan dan rambu lalu lintas yang berlaku," pungkasnya.
(Tribunnews.com/Willy Widianto)(Tribunbekasi.com/Rendy Rutama)