Cristiano Ronaldo Lewat, Mo Salah Punya Warisan Lebih Besar di Liga Inggris
Bonifasius Anggit Putra Pratama March 26, 2026 06:33 AM

LIVERPOOLFC.COM
Mohamed Salah diklaim memiliki warisan yang jauh lebih besar di Liga Inggris ketimbang Cristiano Ronaldo.

BOLASPORT.COM - Mohamed Salah diklaim mempunyai warisan lebih besar di Liga Inggris bahkan mampu melampaui eks bintang Man United, Cristiano Ronaldo.

Hal tersebut disampaikan oleh eks bek Liverpool, Jamie Carragher.

Carragher melihat Mo Salah sebagai sosok paling berpengaruh di Liga Inggris.

Penampilannya yang konsisten sepanjang berseragam The Reds menjadi tolok ukurnya.

Mohamed Salah telah mengonfirmasi kepergiannya dari Liverpool pada akhir musim 2025-2026.

Hal itu menandai berakhirnya era emas yang telah dibangunnya sejak 2017.

Semua berawal dari Mohamed Salah tiba di Anfield usai diboyong dari AS Roma pada musim panas 2017 dengan mahar 34 juta pounds.

Banyak pengamat meragukan pembeliannya karena masa lalunya yang gagal di Chelsea.

Namun, Sang Raja Mesir tidak butuh waktu lama untuk membungkam kritik.

Dalam musim debutnya pada 2017-2018, ia mencetak 32 gol di Premier League.

Torehan tersebut memecahkan rekor gol terbanyak dalam satu musim dengan format 38 pertandingan.

Itu menjadi sinyal dari warisan Mohamed Salah.

Di samping itu dirinya menunjukkan diri bahwa ia tidak salah direkrut oleh Liverpool.

Puncak dari warisan awal Mo Salah adalah perannya dalam membangun kembali mentalitas juara Liverpool di bawah Jurgen Klopp.

Bersama Sadio Mane dan Roberto Firmino, ia membentuk trio penyerang paling mematikan di dunia yang dikenal sebagai trio Firmansah.

Dalam rentang waktu antara 2019 dan 2020, Mo Salah membantu The Reds memenangkan Liga Champions dan memutus dahaga gelar Liga Inggris setelah 30 tahun.

Ia pun juga berhasil menggondol Sepatu Emas Premier League secara beruntun dalam 2 musim perdananya bersama The Anfield Gank.

Konsistensi permainan yang ditunjukkan dengan gol dan asisnya terus berlanjut antara 2021 dan 2024.

Jika banyak pemain disebut sebagai one season wonder, maka Mo Salah membuktikan sebaliknya hingga nyaris 9 tahun.

Ia mampu bertransformasi dari pemain sayap cepat menjadi pencetak gol klinis yang stabil.

Salah satu momen paling ikonik adalah saat ia melewati rekor Didier Drogba sebagai pemain Afrika dengan koleksi gol terbanyak dalam sejarah Premier League.

Tak heran jika Mo Salah dianggap mampu melewati Cristiano Ronaldo dalam hierarki pemain asing berpengaruh di Liga Inggris.

Carragher percaya bahwa hanya Thierry Henry sebagai pemain dengan warisan lebih hebat di antara pemain-pemain asing lainnya yang merumput di Negeri Raja Charles III tersebut.

"Di antara para pemain penyerang asing yang pernah bersinar di Inggris, hanya Thierry Henry yang mampu mengungguli produktivitas dan konsistensi Salah," ucap Carragher, dikutip dari Sky Sports.

Bintang Liverpool, Mohamed Salah, menegaskan dirinya akan menjalani enam bulan terakhir bersama The Reds di tengah ketidakpastian soal kontrak baru.
GLYN KIRK/AFP
Bintang Liverpool, Mohamed Salah, menegaskan dirinya akan menjalani enam bulan terakhir bersama The Reds di tengah ketidakpastian soal kontrak baru.

"Meskipun banyak yang akan membandingkan prestasi pemain seperti Cristiano Ronaldo, Eden Hazard, Gianfranco Zola, Dennis Bergkamp, atau Eric Cantona."

"Tak satu pun dari mereka mampu mencatatkan angka-angka gemilang secara konsisten, musim demi musim, seperti yang dilakukan pemain asal Mesir itu."

"Masa Ronaldo di Manchester United, baik pada awal kariernya maupun saat kembali, berada di antara masa-masa puncaknya di Real Madrid."

"Mo Salah unggul darinya jika dinilai murni berdasarkan performa dan dampaknya di Liga Inggris."

"Dalam tim terbaik sepanjang masa Premier League, Mohamed Salah secara otomatis masuk dalam trio penyerang bersama Henry dan Ronald," pungkasnya.

Jika dijabarkan secara luas soal statistik di Liga Inggris, sejauh ini Mohamed Salah sudah mencetak 191 gol dan membuat 94 asis dari 232 penampilan.

Sementara Ronaldo tercatat membukukan 103 gol dan mendulang 47 asis dari 236 penampilan, hasil gabungan dari musim pertama dan comeback-nya ke Man United.

Di luar kariernya di lapangan hijau, Mo Salah juga berkontribusi besar.

Sebuah studi dari Stanford University mencatat bahwa keberadaan pemain berusia 33 tahun tersebut di Liverpool berperan pada penurunan tingkat Islamofobia di kota tersebut.

Ia menjadi jembatan budaya, sekaligus sosok pahlawan yang dicintai oleh penggemar dari berbagai latar belakang.

Kepergiannya dari Liverpool akan terasa menyakitkan bagi pendukung setia klub.

Mencari pengganti Sang Raja Mesir akan menjadi pekerjaan rumah yang besar bagi The Reds mengingat kontribusi dan perannya yang sangat besar di era modern saat ini.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.