Kisah Pilu Anak 7 Tahun Tewas Tenggelam di Selokan Mantrijeron Jogja Saat Syawalan dengan Orang Tua
Joko Widiyarso March 26, 2026 11:14 AM

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Seorang anak laki-laki berusia tujuh tahun berinisial DFA warga Kelurahan Pakuncen, Kemantren Wirobrajan, Kota Yogyakarta meninggal dunia seusai tenggelam di selokan air.

Anak tersebut tenggelam lantaran bermain di pinggir selokan Tanjung Kiri, Kemantren Mantrijeron, saat sedang menghadiri syawalan keluarga, pada Selasa (24/3/2026) lalu.

PS Kasihumas Polresta Yogyakarta, Ipda R Anton Budi Susilo, mengatakan Selasa (24/3/2026) sekira pukul 12.30 WIB di rumah saksi di Gedongkiwo, Yogyakarta berlangsung acara Syawalan keluarga. 

Saat itu orang tua korban bersama dengan korban datang untuk menghadiri acara tersebut. 

Korban dan saksi 1 beserta beberapa anak lainnya bermain di sekitar selokan Tanjung kiri RT 69 RW 14 Dukuh, Gedongkiwo, Mantrijeron, Jogja.

Pada Pukul 14.00 WIB korban masih terlihat bermain-main di sekitar selokan dan sempat diperingatkan oleh warga untuk tidak bermain di sana namun korban dan teman-temannya namun masih tetap bermain. 

“Pukul 14.30 WIB korban tiba-tiba hilang, kemudian dicari oleh warga sekitar namun tidak diketemukan,” kata Kasihumas.

Kemudian pada pukul 17.00 WIB saksi 1 menguras talud selokan dan melihat korban tenggelam, selanjutnya korban diangkat oleh anak saksi 1 dan dibawa oleh saksi ke klinik kesehatan Gading Mantrijeron, Yogyakarta.

Selanjutnya pada pukul 17.20 WIB saksi dan korban tiba di Klinik Gading, Mantrijeron dan langsung di bawa ke ruang IGD.

“Selanjutnya dilakukan pemeriksaan EKG oleh dokter jaga dan dinyatakan korban sudah meninggal dunia,” ujar Anton.

Pada pukul 19.00 WIB korban kemudian di bawa ke RS PKU Muhammadiyah, Kota Yogyakarta oleh keluarga untuk dilakukan pemandian jenazah. 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.