Kebakaran Hebat Hanguskan 44 Bangunan Kios di Pasar Segiri Samarinda
Muliadi Gani March 26, 2026 12:48 PM

 

PROHABA.CO, SAMARIND -  Sebanyak 20 rumah toko alias ruko dan 24 kios hangus terbakar dalam peristiwa kebakaran di Pasar Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).

Api yang cepat membesar membuat petugas pemadam kewalahan untuk menjinakkan api.

Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Segiri, Samarinda, pada Kamis (26/3/2026) dini hari. 

Peristiwa ini menghanguskan puluhan bangunan dan sempat diwarnai keributan warga yang mengganggu proses pemadaman.

Api pertama kali dilaporkan muncul sekitar pukul 04.15 WITA, dan dalam hitungan menit langsung membesar, melahap kios-kios di dalam pasar sebelum merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda, Hendra AH, menyebutkan total bangunan terdampak mencapai 44 unit.

“Kebakaran membakar sekitar 20 kios berbahan kayu, kemudian merembet ke 24 ruko beton di sekitarnya,” ujarnya di lokasi kejadian.

Baca juga: Kebakaran Hanguskan 2 Rumah dan 1 kios isi ulang di Baiturrahman Banda Aceh, Diduga Korslet Listrik

Material kayu yang mendominasi kios membuat api cepat menjalar, sementara kepulan asap hitam pekat memicu kepanikan pedagang dan warga sekitar.

Petugas pemadam kebakaran segera bergerak setelah menerima laporan.

Sedikitnya enam posko pemadam diterjunkan, didukung puluhan armada dan personel gabungan, termasuk relawan.

Proses pemadaman berlangsung hampir dua jam hingga api berhasil dikendalikan.

Namun, upaya tersebut tidak berjalan mulus.

Struktur kios yang padat dengan akses sempit menjadi hambatan utama.

“Akses ke dalam kios sangat sempit, sehingga menyulitkan manuver petugas dan relawan untuk masuk dan memadamkan api secara maksimal,” jelas Hendra.

Baca juga: Polisi Tangkap Dua Spesialis Pencuri Meteran Air di Peureulak 

Keributan Warga Ganggu Proses Pemadaman

Selain kendala teknis, situasi di lapangan juga sempat memanas akibat keributan warga.

Insiden ini dinilai menghambat konsentrasi petugas yang tengah berjibaku melawan api.

“Kami sangat menyayangkan adanya keributan di lokasi.

Seharusnya masyarakat memberikan ruang agar petugas bisa bekerja maksimal,” tegas Hendra.

Dalam kondisi darurat, koordinasi dan ketertiban di lokasi menjadi faktor penting untuk mempercepat penanganan.

Hingga api berhasil dipadamkan, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa.

Meski demikian, kerugian material dipastikan cukup besar mengingat jumlah bangunan yang terdampak.

Puluhan kios dan ruko yang menjadi sumber mata pencaharian warga kini rata dengan tanah, meninggalkan duka mendalam bagi para pedagang.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

Berbagai spekulasi beredar di masyarakat, mulai dari dugaan kompor hingga korsleting listrik, namun belum ada kepastian.

“Informasi yang beredar masih simpang siur. Kami belum bisa memastikan sumber api,” pungkas Hendra.

Baca juga: Heboh di Pasar Idi, Warga Peudawa Aceh Timur Meninggal Mendadak, Diduga Serangan Jantung

Baca juga: Kebakaran Dini Hari di Lhokseumawe, Rumah Hendrik Hangus Terbakar dan Kerugian Rp70 Juta

Baca juga: Korban Banjir Bandang Aceh Utara 2025 Ditemukan Tinggal Kerangka di Kebun Warga

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.