TRIBUNNEWS.COM, MESIR - Keputusan bintang sepak bola Mesir Mohamed Salah yang akan meninggalkan Liverpool FC pada akhir musim ini telah memicu kontroversi di kalangan penggemar sepak bola Mesir dan publik internasional.
Spekulasi muncul di media sosial dalam beberapa jam terakhir tentang tujuan Mohamed Salah selanjutnya melanjutkan karier sepak bolanya.
Terutama setelah "Raja Mesir" itu secara langsung mengucapkan selamat tinggal kepada para penggemar The Reds dengan pesan yang menyentuh dalam sebuah video yang ia unggah di akun X miliknya.
Dengan keputusan mendadak yang mengguncang dunia olahraga ini, pertanyaan-pertanyaan mulai bermunculan tentang tujuan selanjutnya dari kapten tim nasional Mesir ini.
Apakah Mohamed Salah akan melanjutkan kiprah legendarisnya di stadion-stadion besar Eropa.
Atau membuka lembaran baru dengan pindah ke salah satu klub Arab yang kabarnya mengicar Mohamed Salah dengan iming-iming bayaran tinggi.
Dia menekankan bahwa hubungan para penggemar Mesir dengan klub Inggris tersebut selama beberapa tahun terakhir sangat baik.
"Sejarah sepak bola yang ditulis dengan huruf emas," katanya.
Al-Saadani kepada Al-Arabiya, Kamis (26/3/2026), mengatakan bahwa Salah telah berhasil menulis babak emas dalam sejarah sepak bola, meraih prestasi yang belum pernah dilakukan orang Mesir.
Ghamry El-Saadani menjelaskan bahwa kemungkinan besar Salah akan tetap berkarier di Eropa.
Dia sekaligus menepis kemungkinan Salah akan bergabung dengan club elite di Liga Arab Saudi meski ditawari kontrak mahal.
Selain itu, Al-Saadani mengatakan kemungkinan karier Salah berlanjut di Liga Italia.
Khususnya akan bergabung dengan di klub-klub elite seperti Napoli atau AC Milan, atau bahkan kembali ke AS Roma.
Senada dengan itu, sebuah sumber yang dekat dengan Salah mengungkapkan bahwa keputusan untuk pergi bukanlah kejutan bagi orang-orang di sekitarnya.
Sumber tersebut menjelaskan bahwa keputusan itu berakar dari beberapa perbedaan pendapat dengan manajemen klub Liverpool dalam beberapa waktu terakhir.
Sumber tersebut juga mengindikasikan bahwa manajemen Liverpool kini melihat tahap selanjutnya dengan sudut pandang yang berbeda, terutama karena Salah akan segera berusia tiga puluh empat tahun.
Membuat klub harus melakukan perhitungan masa depan yang baru, sebuah langkah yang sepenuhnya dipahami oleh sang pemain tanpa memengaruhi hubungan historisnya dengan para penggemar, tetapi ia merasa bahwa sudah saatnya untuk memulai pengalaman baru.
Ia membenarkan bahwa Salah memang telah menerima beberapa tawaran kuat, beberapa di antaranya dari klub-klub Arab dengan jumlah uang yang sangat besar.
Tetapi sang pemain jelas lebih memilih untuk melanjutkan kariernya di Eropa, karena keinginannya untuk mengakhiri kariernya di Eropa.
Dia juga menambahkan bahwa di antara skenario yang sedang dipertimbangkan adalah kepindahan Salah ke Inter Miami di Amerika Serikat (AS) menyusul Lionel Messi.
Salah tetap pertimbangan teknis dan historis daripada tawaran finansial yang menggiurkan.
Sumber tersebut menyimpulkan pernyataannya dengan menekankan bahwa keputusan akhir mengenai tujuan Salah selanjutnya tidak akan sepenuhnya diputuskan hingga setelah partisipasinya di Piala Dunia yang dijadwalkan pada Juni mendatang,.
Karena sang pemain lebih memilih untuk fokus menyelesaikan musim terakhirnya bersama Liverpool dengan sebaik mungkin sebelum pengumuman resmi.
Sumber: Al Arabiya