PWKI Papua Barat Gelar Musda II, Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan
Hans Arnold Kapisa March 26, 2026 05:44 PM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Papua Barat gelar Musyawarah Daerah ke dua  (Musda II) di auditorium DPD PWKI Papua Barat, Kamis (26/3/2026). 

Ketua DPD PWKI Papua Barat, Febelina Wondiwoy menyatakan bahwa Musda II menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat peran perempuan Kristen dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas di Papua Barat.

Ia menegaskan, bahwa Musda merupakan forum strategis untuk mengevaluasi capaian program kerja sebelumnya serta merumuskan langkah ke depan agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Melalui Musda II, kami ingin memastikan bahwa program kerja yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat serta memperkuat pelayanan PWKI di tengah kehidupan sosial,” ujarnya.

Febelina menambahkan, Musda bukan sekadar agenda organisasi, tetapi juga ruang mempererat kebersamaan dan komitmen pelayanan antaranggota.

Baca juga: PWKI Papua Barat Sumbang 78 Kantong Darah ke PMI Manokwari

Ia menekankan bahwa nilai kasih, integritas, dan iman harus menjadi landasan utama dalam menjalankan setiap program.

“Perempuan Kristen memiliki tanggung jawab penting dalam membangun keluarga yang kuat sekaligus berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa,” katanya.

Selain evaluasi program, Musda II PWKI Papua Barat juga diarahkan untuk melahirkan kepemimpinan yang berintegritas, memiliki visi jelas, serta mampu membawa organisasi semakin maju dan berdampak luas.

Sementara itu, Bupati Manokwari Hermus Indou dalam sambutannya menyampaikan bahwa tantangan pembangunan daerah masih cukup kompleks, mulai dari persoalan kemiskinan hingga stunting.

Menurutnya, hal tersebut membutuhkan kerja kolaboratif semua pihak.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi perempuan seperti PWKI, untuk bersama-sama mengatasi persoalan pembangunan,” ujarnya.

Baca juga: Cara PWKI Papua Barat Merajut Kebersamaan: Senam Bersama, hingga Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Hermus menilai perempuan memiliki peran strategis dalam menghadapi dinamika sosial, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Dengan dukungan organisasi yang kuat dan solid, perempuan dinilai mampu menjadi motor penggerak perubahan di daerah.

Ia berharap Musda II dapat menghasilkan program kerja yang konkret dan berdampak langsung bagi masyarakat serta memperkuat sinergi antara PWKI dan pemerintah daerah.

Melalui pelaksanaan Musda II ini, PWKI Papua Barat diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

"Sekaligus wadah pemberdayaan perempuan Kristen dalam mendorong pembangunan daerah yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera," ujarnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.