TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Uskup Keuskupan Manokwari-Sorong, Mgr Hilarion Datus Lega, Pr, menilai wisuda perdana Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) Manokwari menjadi simbol penting dalam pengembangan pendidikan tinggi yang berdaya saing di Tanah Papua.
Menurutnya, momentum wisuda tidak hanya menandai kelulusan akademik mahasiswa, tetapi juga awal lahirnya intelektual muda yang siap mengabdi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
“Saya dengan tulus, dari lubuk hati yang paling dalam, mengucapkan salam bahagia dan profisiat atas wisuda pertama sarjana strata satu UNCRI Manokwari nanti,” ujar Mgr Hilarion di Manokwari, Rabu (25/3/2026) malam.
Ia menegaskan, capaian para wisudawan bukan sekadar hasil perjuangan selama empat tahun masa perkuliahan, melainkan juga momentum untuk menyadari makna sejati pendidikan.
Baca juga: Universitas Caritas Indonesia Manokwari Lepas 50 Lulusan Perdana Ilmu Hukum
“Wisuda merupakan jembatan dari suatu keberhasilan akademik menuju pengabdian nyata. Para lulusan diharapkan mampu menciptakan dan mengisi lapangan kerja, serta memberikan darma bakti bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia berharap para lulusan UNCRI dapat berperan aktif dalam berbagai bidang kehidupan, serta menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai kemanusiaan dan peradaban di Tanah Papua.
Mgr Hilarion juga menyampaikan doa dan harapan agar para lulusan senantiasa diberkati dalam perjalanan karier dan pengabdian mereka.
“Selamat dan sukses dalam peristiwa wisuda ini, juga dalam karier dan pengabdian di tengah masyarakat. Tuhan memberkati,” ungkapnya.
Informasi yang dihimpun Tribunpapuabarat.com, wisuda perdana Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) Manokwari untuk angkatan pertama Tahun Akademik 2025/2026 dijadwalkan 28 Maret 2026.